Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush: Dunia tanpa Saddam Hussein, Dunia Lebih Aman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juni 2008 18:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden AS George W. Bush melambaikan tangan, Rabu (11/06), saat berpamitan sebelum tinggal landas dari bandara Tegel di Berlin. Meski Bush jabatannya baru berakhir tahun depan, lambaian ini mungkin lambaian tangan terakhirnya sebagai presiden dengan pemimpin Eropa.

Lawatan perpisahan Presiden Amerika Serikat George W. Bush di Jerman diwarnai suasana persahabatan. Di wisma kenegaraan di Meseberg, dekat Berlin, Kanselir Jerman Angela Merkel menjamu Bush. Agenda pembicaraan Merkel dan Bush antara lain masalah politik dunia, mulai dari krisis bahan pangan, perubahan iklim, hingga konflik di Timur Tengah.

Kedua pemimpin negara juga berencana untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran agar program atomnya dihentikan dan Bush tidak menutup adanya peluang lain.

"Semua pilihan sudah berada di atas meja. Pilihan pertama saya adalah untuk menyelesaikannya secara diplomatis, dan caranya adalah berbicara dengan para mitra. Itulah yang akan kami lakukan. Pesan kepada pemerintah Iran sangat jelas. Ada cara yang lebih baik ketimbang melakukan isolasi, yaitu mereka menghentikan program atomnya,“ jelas Bush.

Sebuah pertanyaan dilontarkan kepada Bush. Apakah dirinya pernah menyesali tindakan untuk menyerang Irak? Jawabannya, "Saya sama sekali tidak menyesalinya. Dunia tanpa Saddam Husein adalah dunia yang lebih aman. Apakah ada tindakan lain? Memang tidak ada pilihan lain. Tapi saya sebenarnya dapat menggunakan retorika yang lebih baik, ketika upaya diplomasi di Irak sudah jenuh dan perang tidak dapat dihindari lagi. Tapi keputusan untuk melenyapkan Saddam Hussein sudah benar,” ujarnya

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Paling Berbahaya

Sementara Bush, menganggap pilihannya benar,  baru-baru ini, Professor John Swomley, pengajar Etika Kristen di Sekolah Teologi Saint Paul, Kansas,  pernah mengatakan, Bush adalah pemimpin paling berbahaya.  

Sebuah polling yang dilansir oleh harian The Guardian menyimpulkan bahwa Bush adalah pemimpin paling dibenci masyarakat dunia. Dalam polling itu, mayoritas responden menyatakan bahwa George Bush adalah tokoh paling berbahaya bagi keamanan dunia ketimbang pemimpin Korea Utara dan Iran, dua negara yang dianggap Bush sebagai poros setan di dunia. [cha/dwwd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Provokasi, Sekali Lagi Provokasi! [2]
Tulisan selanjutnya Brown Menangkan RUU Anti-Teror

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Berita
21 Juli 2026 22:34
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?