Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paska Rezim Komunis, Muslim Ceko Berkembang Pesat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juni 2009 19:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ceko dan muslim adalah dua hal yang berlawanan, dan tak mungkin bisa bersatu. Tapi kini, dua dasawarsa setelah kejatuhan rezim komunis di Cekoslowakia (saat belum pecah menjadi Ceko dan Slowakia), umat Islam di negara Eropa Timur ini semakin bertambah. Mereka semakin aktif dan mendirikan berbagai organisasi baru sebagai perwakilan.

“Sekitar 300 orang datang ke masjid utama dan sekurangnya 200 orang datang ke ruangan salat,” ujar Vladimir (Umar) Sanka, salah satu takmir di masjid utama di Praha.

 

Menurutnya, jumlah umat Muslim di Republik Ceko terus bertambah, sekalipun lambat.

“Ruang salat penuh sesak setiap Jumat sehingga kami terpaksa menggelar dua kali salat Jumat dan khotbah agar semua umat Islam dapat tertampung,” jelasnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Masjid ini terpaksa menyewa ruang olahraga untuk salat Iedul Adha guna menampung jumlah jamaah muslim yang mencapai 1.500 orang. Peningkatan umat Islam berkaitan dengan meningkatnya jumlah orang Ceko yang menjadi mualaf.

“Di masjid kami di Praha, kami merasa tersanjung dan senang karena menyaksikan adanya mualaf baru hampir setiap pekan,” tegas Sanka.

Jumlah terakhir yang tercatat sebagai umat Islam di Ceko pada 2007 lalu mencapai sekitar 12.000 jiwa, meski perkiraan terakhir mencapai sekitar 20.000 jiwa, termasuk 400 orang yang mualaf. Organisasi Islam resmi pertama, Yayasan Islam, dibentuk pada 1991.

Pada 1998, Yayasan Islam membuka masjid pertama di Brno dan setahun kemudian di Praha. Mereka juga mencoba mendirikan masjid di kota-kota kecil, terutama kota Spa yang populer dengan klien orang Arab. Namun upaya ini mendapatkan perlawanan dari masyarakat dan gereja.

Agama Islam belum diakui sebagai agama oleh pemerintah Ceko hingga tahun 2004.

Hingga kini, sejumlah masjid di Kota Brno dan Praha menjadi badan resmi yang mewakili orang muslim di Republik Ceko. Tapi kini mulai berdiri organisasi baru untuk memenuhi kebutuhan umat Islam yang terus berkembang.

Mohamed Abbas adalah tokoh media massa yang dikenal luas dan penerbit berbagai literatur Islam, termasuk Alquran dan terjemahan Riyad us Saaliheen, satu-satunya buku hadis yang dipublikasikan dalam bahasa Ceko.

Abbas juga salah satu pendiri organisasi baru yang disebut Islamic Community, yang bertujuan memberikan aktivitas lebih luas bagi orang muslim.

Saat ini Islamic Community berhasil mendapatkan 300 tanda tangan yang dibutuhkan agar bisa menjadi organisasi yang diakui secara resmi dan menjadi badan Muslim kedua di Ceko yang layak mendapat dana negara.

Nantinya, organisasi ini akan dapat menyewa, membangun, dan mengelola berbagai Islamic center, mendirikan sekolah Islam, dan setelah 10 tahun dapat meminta hak khusus, seperti mengurus orang muslim yang membutuhkan bimbingan di penjara dan militer, selain juga pernikahan secara Islam di masjid.

Organisasi lain yang juga sudah berdiri dan berbeda dengan yang lain adalah sebuah kelompok Facebook yang menjadi wadah bagi umat Islam di Republik Ceko. Facebook ini dibentuk oleh seorang mualaf baru bernama Jitka Cervinkova.

Ketika Jitka pertama kali masuk Islam pada September tahun lalu, ia mencari Facebook untuk kelompok muslim di negaranya. Setelah tidak menemukan, ia pun menciptakan Facebook khusus ini. Sejak dibentuk pada November 2008, kelompok ini berkembang pesat dan kini memiliki 300 anggota.

Kelompok Facebook ini terutama memikat generasi muda, yang terdiri atas para mualaf Ceko dan umat Islam dari negara lain, seperti dunia Arab atau orang Bosnia, yang tinggal karena studi di Republik Ceko dan juga orang non-muslim yang tertarik pada Islam. [iol/ht/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bashar Assad Ajak Dunia Tangani Masalah Palestina
Tulisan selanjutnya Bank Syariah Tahan Guncangan Krisis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Opini

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

Opini
2 Juli 2026 12:14
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?