Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Pikir-Pikir untuk Menambah Jumlah Pasukan di Afganistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 September 2009 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates Kamis lalu mengatakan bahwa pemerintah “tidak menyia-nyiakan” di perang Afganistan, seraya menegaskan bahwa kekuatan yang ada sekarang cukup kuat untuk menghadapi Taliban. Namun demikian ia tetap terbuka jika ada penambahan jumlah pasukan.

Gates sepertinya melunakkan pendapat pribadinya seputar masalah penambahan pasukan. Sebelumnya ia menyampaikan kekhawatirannya jika jumlah pasukan Amerika dan NATO terlalu banyak maka hal itu akan dianggap “kurang garang”, terlebih jika setiap penambahan jumlah pasukan dilihat orang-orang Afganistan sebagai “teman” dan bukan penjajah.

Sebuah penilaian yang dilakukan oleh Jenderal Stanley McChrystal, Komandan Pasukan AS dan NATO di Afganistan, menimbulkan perdebatan di lingkungan pemerintah seputar isu penambahan jumlah pasukan untuk melawan Taliban.

Banyak penasehat utama Presiden Obama untuk urusan Afganistan setuju dengan pendapat McChrystal bahwa jumlah pasukan harus ditambah. Namun, melihat catatan kerugian yang diderita AS dan melemahnya dukungan rakyat terhadap perang itu, Obama mungkin akan kurang suka jika harus memaksakan penambahan jumlah pasukan. Mengingat hal itu bisa mendapat tentangan dari dalam partainya sendiri.

“Saya tidak yakin jika pemerintah menyia-nyiakan perang ini,” kata Gates dalam sebuah konferensi pers. “Kenyataan bahwa rakyat Amerika mungkin bosan membahayakan putra-putri mereka dalam pertempuran, bukanlah hal yang mengagetkan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia mengatakan, belum semua jumlah pasukan yang sudah disetujui Obama berangkat dan sampai di Afganistan. Lagipula, strategi pemerintah yang berusaha mengurangi jumlah korban sipil Afganistan dan membantu NATO guna mendapatkan dukungan publik, adalah strategi yang baru dibuat belakangan ini, dan itu “butuh waktu untuk bisa berhasil.”

Tapi Gates menambahkan, “Saya kira sekarang ini kita punya kekuatan… dan punya pendekatan yang tepat untuk memulai upaya membalikkan keadaan, yang sebagaimana kita lihat sekarang ini mengalami kemunduran.”

Para petinggi militer AS sedang mempertimbangkan penilaian yang disampaikan McChrystal, dan berencana untuk menyampaikan pandangan mereka kepada Obama pekan ini, kata Gates. “Saya berharap permintaan penambahan pasukan akan diproses setelah ini.” tambahnya.

McChrystal sekarang ini membawahi 103.00 pasukan dalam komandonya. 63.000 di antaranya merupakan pasukan Amerika, yang separuhnya baru tiba tahun ini sebagai bagian dari strategi Presiden Bush dahulu, yang kemudian ditambah lagi oleh Obama.

Kekuatan pasukan Barat rencananya akan ditambah hingga 110.000 pada akhir tahun ini, dengan 68.000 di antaranya berasal dari AS.

Ketua Gabungan Kepala Staf Admiral Mike Mullen mengatakan bahwa komando yang diberikan oleh McChrystal di Afganistan “tegas dan jelas”, seraya menambahkan bahwa Pentagon bisa memahami urgensi keadaan sekarang dan memahami bahwa situasinya sekarang ini sedang tidak berpihak kepada mereka.

Para komandan militer, pemimpin pemerintahan, dan Kongres, telah mengadakan pertemuan pendahuluan untuk membicarakan opsi seputar penambahan pasukan, termasuk di dalamnya usulan mengirim 5.000 orang anggota resimen tempur marinir untuk kedua kalinya ke selatan Afganistan, pusat kekuatan Taliban. Pasukan itu akan menambah jumlah marinir AS ke seluruhan Afganistan menjadi 15.000-18.000, dari jumlah sebelumnya yang hanya 10.000 orang. [di/gt/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Butuhkan Selimut, Air Bersih, dan Makanan Bayi
Tulisan selanjutnya Memasyarakatkan Al-Quran Lewat Tarawih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?