Hidayatullah.com–Dalam laporan mengenai kondisi finansial PBB, Ban Ki-moon mengatakan, “Utang AS terhadap budget biasa PBB sebesar 772 juta USD, adapun utang terhadap budget operasinal pasukan penjaga perdamaian sebesar 502 juta, dan total utang AS terhadap PBB mencapai 1, 274 milyar USD.”
Terkait hal ini, Wakil tetap AS di PBB, Susan Rice dalam pidato pertamanya di PBB pada permulaan tahun 2009 menekankan pembayaran seluruh utang AS terhadap lembaga ini.
Berdasarkan Piagam PBB, pembayaran iuran negara-negara untuk bujet biasa dan operasional pasukan penjaga perdamaian, merupakan komitmen seluruh negara anggota PBB yang harus dibayarkan seluruhnya tepat waktu dan tanpa syarat.
Namun, sejumlah negara memanfaatkan penundaan pembayaran ini untuk menekan PBB. Berdasarkan laporan PBB, setelah AS, negara pengutang terbesar PBB lainnya adalah Jepang, Spanyol, Korea Selatan, Ukraina, dan Cina. [irb/cha/hidayatullah.com]