Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Bayar Murah 5 Muslim yang Disiksa karena 9/11

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 November 2009 23:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah AS akan memberikan uang sebesar USD 1,2 juta untuk menyelesaikan perkara hukum dengan 5 orang Muslim imigran yang ditahan secara sewenang-wenang dan disiksa terkait peristiwa 9/11.

“Saya yakin penyelesaian sebesar ini akan mencegah AS untuk melakukan lagi penangkapan atas orang-orang tak bersalah yang bukan warga negaranya, hanya berdasarkan pada kecurigaan terhadap ras dan agama mereka,” kata Rachel Meeropol, pengacara yang mewakili penggugat kepada New York Times Selasa (3/11).

Gugatan pertama kali didaftarkan sebagai sebuah class action pada tahun 2002 terhadap Jaksa Agung kala itu, John Ashcroft, Direktur FBI Robert Mueller, dan pejabat AS lainnya.

Dalam gugatan dikatakan bahwa para imigran Muslim itu ditahan dengan cara yang tidak dapat dibenarkan selama 9 bulan setelah kejadian 9/11, sebelum akhirnya dibebaskan tanpa tuduhan apapun.

Pihak keamanan AS menangkap kelima pria itu setelah peristiwa 9/11, dan menahan mereka di dalam penjara dengan pengamanan tinggi, di mana mereka disiksa secara fisik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka disebut teroris dan diperlakukan sebagai teroris, diseret di atas gambar bendera AS yang berlumuran darah, seraya dikatakan kepada mereka, ‘Kamu tidak akan pernah keluar dari sini hidup-hidup’,” kata Meeropol, pengacara dari Center for Constitutional Rights yang mewakili para tahanan.

Ia bersikeras bahwa meskipun pemerintah AS menolak untuk mengakui kewajiban yang tertera dalam syarat-syarat penyelesaian perkara, jumlah uang yang dibayarkan mampu berbicara tentang penderitaan yang dialami para tahanan.

Ribuan orang Arab dan Muslim dikumpulkan dan ditanyai di AS selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan setelah kejadian 9/11.

Sebuah laporan tahun 2004 oleh US Senate Office Of Research, mengakui bahwa orang Arab dan Muslim Amerika mendapatkan pukulan yang paling berat dari Undang-Undang Patriot Act dan kekuatan Federal lainnya melalui Kongres, setelah peristiwa 9/11.

Yasser Ebrahim, pemilik usaha desain website di Brooklyn, mengenang bagaimana ia dan adik laki-lakinya ditahan 19 hari setelah kejadian 9/11.

Mereka ditetapkan sebagai “orang yang menarik” bagi para penyelidik dan dikirim ke rumah tahanan Metropolitan di Brooklyn.

Mereka dikurung dalam tempat dengan keamanan tingkat tinggi, dirantai, dibelenggu, dan dibenturkan ke dinding tempat sebuah kaos bergambar bendera AS ditempelkan.

Kedua Muslim bersaudara itu berulang kali disumpahserapahi oleh para sipir Amerika sebagai teroris, dan diseret ke dinding setiap kali mereka dibawa keluar dari sel.

Ketika berada dalam “neraka” itu, mereka juga diplintir pergelangan tangan dan jarinya oleh para sipir, yang juga menginjak kaki mereka yang dirantai.

Setelah selama lebih dari 8 bulan mendapat siksaan setiap harinya, kedua kakak beradik itu dibebaskan tanpa tuduhan apapun.

“Dikurung di tempat itu selama 249 hari, uang USD 270.000 tidak mampu menebus pengalaman itu,” kata Ebrahim. [di/iol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ashkenazi: Dalam Waktu Dekat Israel Akan Serang Gaza
Tulisan selanjutnya Meneteskan Air Mata, Susno Bersumpah Tak Terima Suap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?