Hidayatullah.com–Seorang pegawai asing telah terbunuh di Afghanistan. Peristiwa ini terjadi ketika adanya berita penangkapan terhadap salah seorang pemimpin Taliban yang dilakukan oleh pasukan internasional, yaitu sehari setelah parlemen Amerika Serikat menyetujui penambahan pasukannya di Afghanistan sebagai strategi baru yang dikembangkan oleh Presiden Barack Obama. Demikian dilansir Al-Jazeera.net (2/7).
Gubernur Kunduz di Afghanistan utara, Muhammad Umar mengatakan bahwa pelaku bom bunuh diri tersebut melakukan aksinya pada hari Jum’at.
Mereka menyerang markas Development Alternatives Foundation, yaitu sebuah organisasi Amerika yang bergerak di bidang bantuan. Serangan ini telah menewaskan salah seorang pegawai asing yang identitasnya dirahasiakan.
Umar juga menjelaskan, salah seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya dengan sabuk bahan peledak di pintu masuk ke markas Amerika itu, dan pembom lain meledakkan dirinya di dalam gedung. Hal ini menunjukkan bahwa sebelumnya telah terjadi baku hantam antara kedua belah pihak.
Terakhir, ia menyimpulkan bahwa serangan itu telah menewaskan seorang polisi dan dua petugas keamanan Afghanistan, serta melukai tiga personel keamanan lainnya yang ditugaskan untuk menjaga markas tersebut. [sdz/jzr/hidayatullah.com]