Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saat Diwawancarai CNN, Bos WikiLeaks “Walk Out”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pendiri WikiLeaks Julian Assange dan lembaganya terkenal liberal terhadap rahasia militer AS, tetapi ternyata dia tidak bersedia untuk “diutak-atik” soal kehidupan pribadinya.

Seperti dikutip dari Daily Mail, pria kelahiran Australia tersebut “walk out” dari wawancara dengan CNN setelah ditanya tentang hubungannya yang seringkali singkat dengan para rekan kerja serta soal kasus tuduhan pelecehan seks di Swedia. Pengadilan telah membersihkan namanya dalam kasus pelecehan tersebut.

Assange yang berusia 39 tahun mengakhiri wawancara dengan Atika Shubert, setelah reporter CNN itu menanyakan soal tuduhan tersebut.

Assange beberapa waktu lalu kepada media menyampaikan bahwa tuduhan-tuduhan itu adalah “cara-cara tipuan kotor” dari pemerintah AS.

Ketika Shubert menanyakan hal itu, Assange berkata, “Aku akan keluar jika Anda terus mencemari wawancara sangat serius ini dengan pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan pribadi saya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat dikejar dengan pertanyaan, Assange menjawab, “Ini benar-benar menjijikkan, Atika. Aku akan berhenti jika Anda mencemari pengungkapan kematian 104.000 orang dengan menyerang saya.”

Lalu Shubert berkata: “Bukan itu maksud saya. Yang saya tanyakan adalah, apakah ini serangan terhadap WikiLeaks.” Assange lalu mencopot mikrofonnya dan berjalan keluar.

Assange sudah mulai tidak nyaman dengan wawancara itu ketika Shubert menyebut tentang staf yang keluar karena pertengkaran internal, dan kepribadian Assange yang mempengaruhi kerja WikiLeaks.

Assange mengatakan, “Kami selalu memperkirakan kritik yang luar biasa. Adalah tugas saya untuk menjadi penangkal petir terhadap semua serangan yang ditujukan ke organisasi. Itu peran yang sulit, tetapi di sisi lain saya juga tak mendapatkan penghargaan seperti semestinya.”

Saat Assange keluar, terdengar Shubert berkata, “Saya memang harus menanyakan hal itu.”

Situs WikiLeaks yang dikendalikan Assange saat ini memang menjadi sorotan pemerintah dan militer AS, berkaitan pemuatan sejumlah besar dokumen rahasia militer AS di Afghanistan dan Iraq. Banyak dari dokumen itu yang mengungkapkan kesalahan prosedur tentara AS. Pemuatan dokumen ini mengkhawatirkan militer AS karena pasukan AS bisa menjadi sasaran kemarahan penduduk sipil di Iraq dan Afghanistan. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembangunan Wisma Haji Indonesia Batal
Tulisan selanjutnya Hormon dalam Daging Sebabkan Pubertas Dini Perempuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?