Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengusaha Jerman Tak Lewatkan Usaha Halal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Produksi makanan halal mencapai seperlima omset bahan makanan di seluruh dunia. Ini satu pasar besar, yang merupakan peluang bagi para produsen makanan, termasuk di Jerman. Menurut perkiraan para ahli, bisnis makanan halal di Jerman bisa menghasilkan omset sekitar 5 milliar Euro. Hal itu tidaklah mengejutkan, karena di Jerman terdapat lebih dari 4 juta umat Muslim. Akan tetapi, Anya Schlie, dari Forum bahan pangan Jerman-Turki, bertutur bahwa perusahaan Jerman berada di belakang pesaing internasional. “Perusahaan Jerman sangat terlambat menanggapi tema makanan halal ini secara seksama. Kita tahu mereka mulai menawarkan produk halal, karena lagi dibicarakan secara intensif. Jerman berada di belakang Prancis, Belanda atau Inggris.“Potensi keuntungan ekonomi dari bahan pangan yang dideklarasikan halal sampai saat ini hanya dikenali perusahaan internasional besar, yang telah lama mengekspor produknya ke negara-negara Islam. Pelopor perdagangan halal ini adalah Nestle. 5 persen omset perusahaan Swiss ini berasal dari produk makanan halal. Omset tersebut berasal dari sleuruh cabang perusahaan itu di dunia, termasuk dari Jerman. Walaupun perusahaan-perusahaan di negara Eropa lainnya secara intensif mencoba menarik pelanggan yang beragama Islam, industri bahan pangan dan pedagang eceran Jerman tampak lamban. Banyak perusahaan khawatir kalau produk halal dapat merugikan citra perusahaan, dikatakan Anya Schlie. Sekitar 4 ribu produk halal bisa ditemukan di rak-rak toko-toko Jerman. Seringkali produk tersebut tidak ditandai dengan label halal. Hal itu membuat umat Islam jadi repot. Kepala bagian sertifikasi barang halal dari perusahaan M-Haditec di Bremen, Yavuz Özoguz, menghimbau agar keadaan di Jerman diubah, “Bila dibandingkan dengan Perancis, orang bisa pergi ke supermarket dan menemukan rak panjang yang berisi segala macam makanan dengan label halal yang besar. Secara teoritis hal itu bisa dilakukan di Jerman.” Saat ini di Jerman mulai banyak toko-toko Turki dan Arab yang menjual barang-barang yang diimpor dari negara-negara Muslim.Apakah penduduk Muslim di Jerman mau membeli produk halal dari Jerman? Anya Schlie mengira itu akan perlu waktu. “Karena ini menyangkut kepercayaan. Pelanggan Muslim yang hanya mengkonsumsi makanan halal kemungkinan besar akan mengatakan bahwa toko-toko di Jerman belum dapat menawarkan barang tersebut. Meskipun ia menemukan makanan dengan label halal, ia akan tetap ragu, apakah itu benar-benar halal.“[Nicola/dwwd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Berita Foto] Bocah Muslim Saat Idul Adha
Tulisan selanjutnya Karzai Mengaku Ingin Berdamai dengan Taliban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?