Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WikiLeaks: Film Amerika Ampuh “Rusak” Pemuda Saudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat (AS) tak perlu mengkampanyekan ideologi kebebasannya di Negara Saudi yang dikenal sangat ketat melindungi serangan budaya luar. Tapi kenyataannya, ideologi ‘kebebasan’ justru sukses masuk melalui film. Demikianlah sebuah  menurut sebuah kabel diplomatik yang dibocorkan Wikileaks.  Film-film seperti serial TV “Desperate Housewives” yang terkenal itu, dinilai lebih ampuh membujuk kaum muda Arab Saudi untuk menolak seruan jihad daripada program TV propaganda pemerintah AS yang menghabiskan jutaan dolar.

Sebagaimana diketahui, film serial TV orisinil Amerika itu disiarkan tanpa sensor di saluran televisi Saudi, MBC 4. Selain “Desperate Housewives”, ada lagi acara-acara TV yang sangat kental Amerika seperti “Late Show With David Letterman” dan serial sitcom “Friends” diizinkan mengudara di Saudi sebagai bagian dari “perang ide” yang dilancarkan kerajaan tersebut terhadap elemen-elemen ekstrim.

Menurut kabel diplomatik rahasia berjudul “David Letterman: Agent of Influence”, acara-acara khas Amerika itu terbukti lebih efektif dibandingkan alat propaganda utama AS, saluran berita TV Alhurra yang didanai pemerintah AS.

Al-Hurra yang diluncurkan pada tahun 2004 dan siaran di berbagai negara di Timur Tengah. Menurut sebuah perkiraan sejauh ini menelan biaya $ 500 juta (£ 315,000,000).

TV ini  Alhurra pernah menyiarkan wawancara panjang dengan para politikus AS termasuk mantan presiden George Bush. Namun televisi tersebut bermasalah dengan para jurnalis lokal yang direkrutnya. Terbukti pada sebuah kesempatan, stasiun tersebut menyiarkan seruan kelompok Hizbullah untuk mengangkat senjata terhadap Israel. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut para diplomat, daya tarik para aktris dan aktor seperti Eva Longoria, Jennifer Aniston dan David Schwimmer menunjukkan TV komersial punya pengaruh lebih luas daripada Alhurra sendiri.

“Ini masih tentang perang ide di sini, acara Amerika di MBC dan Rotana saluran milik News Corporation yang dimiliki raja media Rupert Murdoch) merebut hati warga Saudi kebanyakan dengan cara yang tak pernah dilakukan al-Hurra dan propaganda AS lainnya,” kata dua eksekutif media Saudi pada seorang pejabat AS dalam sebuah pertemuan di Starbucks coffee di Jeddah.

Kabel diplomati juga mengungkapkan bagaimana sebagaian orang terpesona budaya kebebasan Amerika.

“Warga Saudi saat ini sangat tertarik akan dunia luar dan semua orang ingin belajar di AS jika mereka bisa. Mereka terpesona akan budaya AS

dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” demikian menurut kabel diplomatik Mei 2009.

Menurut seorang pejabat senior saluran al-Arabiya, acara Amerika di saluran MBC 4 dan MBC 5 sangat populer di Saudi. Acara itu bahkan juga

ngetop di daerah-daerah terpencil dan daerah konservatif di Saudi.    

Film-film populer garapan Hollywood, termasuk bintang Amerika  Michael Clayton dan Al Pacino, cukup diminati.

Fatwa Ulama

Sebelum ini, saluran televisi Alhurra yang didanai Amerika Serikat itu pernah ‘dilarang’ ulama ditonton. Menurut Syeikh Ibrahim bin Nasser Al-Kudheiri, seorang hakim pada pengadilan agung Islam di Riyadh, pernah menulis di koran Al-Hayat dengan mencap staf Alhurra sebagai “agen-agen yang dibiayai Amerika.” 

“Itu diarahkan ke negara-negara Arab untuk melemahkan dan menguasai mereka,” kata hakim berpengaruh dan ulama tersebut dengan menuduh “perang intelektual sekarang sedang berlangsung untuk merusak identitas Arab dan agama Islam.” [det/telegraph/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 1.719 PRT yang Ditahan Saudi Akan Dipulangkan
Tulisan selanjutnya Australia: Demokrasi dan Islam di Indonesia Bergandengan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?