Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inilah Pernyataan Syeikh Al Azhar di MUI Tentang Toleransi dan Syiah

Thoriq
Terakhir diupdate: 24 Februari 2016 06:28 6:28 am
Thoriq
Dipublikasikan 24 Februari 2016 01:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Al Imam Al Akbar Prof. Dr. Ahmad At Thayyib, Syeikh Al Azhar Asy Syarif menyeru kepada upaya perdamaian dan toleransi antar ulama umat dan menjauhkan perpecahan dan ta’ashub madzhab yang merusak, dengan memberikan pujian kepada pengalaman Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mempu mengumpulkan seluruh madzhab-madzhab yang ada dalam satu forum, demikian lansir Facebook resmi Al Azhar As Syarif (22/2/2016).

Syeikh Al Azhar menyampaikan di sela-sela pertemuan dengan MUI, agar para ulama menyebarkan kepada seluruh pihak mengenai toleransi agama Islam dan sifatnya yang moderat yang menyeru kepada kehidupan bersama, menerima pihak lain serta dan tidak mengucilkannya, dengan memberi peringatan mengenai pemikiran ekstrim dan upaya memaksakan pemikiran dan madzhab kepada manusia.

Seruan untuk Bertoleransi dan Hindari Tafsik dan Tabdi’

Syeikh Al Azhar juga menambahkan bahwa khazanah klasik telah mendidik kita dengan pengetahuan mengenai perbedaan, dimana para sahabat telah mengetengahkan sahabat Rasulullah dan para tabi’in contoh dalam pengetahuan mengenai ikhtilaf dan tidak mengucilkan satu sama lain serta tidak menyebarkan pemahaman memfasikkan atau mengkafirkan serta membid’ahkan sebagaimana sebagian pihak telah berupaya menyebarkannya saat ini sebagai upaya untuk mementik konflik yang bernuansa agama yang berakibat pertumpahan darah dan hilangnya nyawa sebagaimana telah terjadi saat ini di sejumlah negara Arab.

Upaya Al Azhar Hindari Konflik Sunni-Syi’ah

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Syeikh Al Azhar menjelaskan bahwa madzhab-madzhab yang ekstrim dalam mengucilkan pihak lainnya di belakang mereka ada dukungan materi dan non materi yang bertujuan untuk memecah belah umat di saat Islam memberikan kelapangan bagi seluruh pihak. Syeikh Al Azhar menegaskan bahwa Al Azhar adalah pihak yang pertama menyeru untuk saling memahami antar madzhab.

“Sebagaimana pada Ramadhan lalu, saya mengundang para ulama moderat dan Sunnah dan Syi’ah untuk hadir di Al Azhar As Syarif dan mengeluarkan pernyataan haramnya pembunuhan Sunni atas Syi’i dan pembunuhan Syi’i atas Sunni, namun sampai sekarang undangan itu tidak memperoleh respon dari pihak rujukan Syi’ah.

Tidak Kafirkan Syi’ah Namun Tolak Pencelaan Terhadap Sahabat dan Upaya Penyebaran Syi’ah

Syeikh Al Azhar menegaskan bahwa tidaklah keluar dari agama kecuali siapa yang mengingkari apa yang diketahui dari agama secara lazim atau mendustakan Al Qur`an atau Sunnah Nabawiyah yang shahih, dengan menjelaskan bahwa,”Kita tidak mungkin mengkafirkan Syi’ah sedangan mereka Muslim dan itulah yang kami tegaskan terus menerus. Akan tetapi ada kelompok ekstrim yang memaki sahabat dan memberikan risalah kepada selain Tuan Kita Muhammad serta membelanjaan anggaran yang cukup besar dalam rangka menyebarkan ajaran Syi’ah dan perpecahan serta saling bunuh karena madzhab. Hal ini tidak bisa diterima.”

Baca:

Syeikh Al Azhar Peringatkan Indonesia Akan Penyebaran Ajaran Syi’ah 

Al-Azhar Adakan Lomba Ilmiah Bantah Syiah untuk Mahasiswa Asing

Al Imam Al Akbar juga mengisyaratkan bahwasannya manhaj Al Azhar As Syarif sebelumnya hingga saat ini mendidik para pelajar dengan manhaj moderat, akan tetapi beberapa pihak yang mempromosikan belajar otodidak memberi sumbangan dalam menciptakan ekstrimisme dan tumbuh dengan cara pandang fanatisme yang menolak perbedaan dan lapang dada terhadap pihak lain.

Dalam pertemuan tersebut hadri Dr. Ma’ruf Amin ketua Majelis Ulama Indonesia, Lukman Hakim menteri Agama, Duta Besar Mesir untuk Indonesia Baha’ Dusuqi serta sejumlah anggota dari Majelis Hukama Al Muslimin.*

 

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al AzharAliran sesatDr. Ahmad At ThayyibMajelis Ulama IndonesiaMUIsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya perjuangan umat islam palestina Syeikh Al Azhar Peringatkan Indonesia Akan Penyebaran Ajaran Syi’ah
Tulisan selanjutnya [VIDEO] LGBT Jadikan HAM dan Isu Ketertindasan sebagai Dalih Legalitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?