Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salafi Diharap Tak Tenggelam dalam Masalah Khilafiyah

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 9 Maret 2011 22:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tidak hanya membandingkan Salafi dengan gerakan Al Ikhwan yang lebih siap dalam menghadapi revolusi Mesir, Khalid As Syafi’i, salah satu dai Salafi Mesir juga melakukan otokritik terhadap pandangan para tokoh di komunitasnya.

Mungkin saja ada yang mengkritik, kenapa kritikan harus dipublikasikan di media massa? Tidak dengan  memberi nasihat kepada para tokoh komunitas ini dengan diam-diam?

Khalid As Syafi’i menyatakan,”Mohon maaf, sebagian dari mereka (para tokoh) tidak memungkinkan untuk ditemui, sebagian telah saya temui namun tidak memberi jawaban, atau menjawab namun tidak optimis. Kedua, masalah ini membutuhkan partisipasi bagi semua komunitas Salafi, untuk mengetahui seluruh “penyakit”, dan bersama-sama melakukan langkah-langkah perbaikan.

Penulis mengeluhkan mengenai perselisihan yang terjadi dalam komunitasnya. Ada dua kelompok, pertama yang dekat dengan media, yang lain jauh dari dari publikasi.

Adanya perselisihan dua kelompok ini disebabkan karena sedikitnya pengetahuan syari’at dari sebagian mereka, tidak memahami maqasid syari’ah atau tidak mampu penerapan hukum fiqih untuk permasalahan yang tergolong sebagai nawazil (perkara krusial) serta kelemahan dalam pertimbangan maslahat dan madharat. Selain hal itu, kesadaran akan pentingnya ilmu selain ilmu syar’i dan kelemahan dalam pengetahuan umum, menjadikan para tokoh lemban dalam merespon apa yang sedang terjadi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saling Menghormati  

Kemudian sang dai langsung menyentuh pendangan mengenai masalah kaluar dari hakim (panguasa), seperti hukum demonstrasi.

Ia mengkritik para dai Salafi yang menjadikan masalah ini sebagai masalah ijma’ (kesepakatan), padahal dalam realitanya terjadi perbedaan pendapat. Demikian pula masalah syarat bolehnya keluar dari hakim dan bentuk penentangan terhadap pemerintah yang dilarang, mestinya hal ini mendorong untuk dialog. Lebih-lebih untuk para penguasa dhalim, fasiq zindiq dan yang memerangi Islam.

Menurutnya, kalau tidak menerima pendapat lainnya, minimal menghormatinya. ”Hal ini lebih dekat dengan ruh syari’ah dan maslahat para hamba serta maqasid as syari’ah.”

Perbedaan pendapat dalam masalah demonstrasi layak dihargai, karena di sana ada pembahasan amar ma’ruf nahi munkar, perintah berkata haq terhadap penguasa dhalim, ada juga pembahasan mengenai pencegahan terhadap kedhaliman. Apalagi akad yang mendasari hubungan antara rakyat dengan penguasa adalah undang-undang, sedangkan undang-undang sendiri tidak menilai demonstrasi sebagai bentuk keluar dari hakim, dan pemerintah sendiri tidak menilai bahwa demonstrasi merupakan bentuk keluar dari hakim.

Mengharap Salafi Tidak Hanya Bisa Berceramah

Yang dikritik juga oleh Khalid As Syafi’i adalah tidak ada sinergi komunitasnya dengan masyarakat dan media massa dalam hal-hal yang diperbolehkan syari’at.

“Tidak ada kesatuan sikap, juru bicara tunggal, badan yang satu dan tidak pula ada sikap bersama!”

Hal lain yang tidak luput dari kritikan sang dai adalah tidak adanya program dari Salafi yang benar-benar mempersembahkan peradaban kepada masyarakat. Bukan hanya pembicaraan umum yang emosional, yang biasanya digunakan untuk khutbah Jumat. “Seandainya mereka mengatakan kepada kita saat ini,’kami menginginkan tokoh kalian untuk masuk dalam Komite Penyusun Undang-Undang, yang disyaratkan, disamping menguasai fiqih dengan baik juga menguasa undang-undang secara total,’ apakah kita memiliki?”

Harap Salafi Toleransi dalam Masalah Ikhitilaf

Selanjutnya, otokritik Khalid As Syafi’i berkenaan dengan akhlak dan adab dalam menyikapi perbedaan, “Yang paling buruk dari yang kita perbuat adalah, kita telah melakukan pemboikotan secara meluas, kita berperang untuk hal-hal yang sebetulnya ada yang lebih penting dari hal-hal tersebut, sedangkan perbedaan di dalamnya diperbolehkan. Dan sesungguhnya kita manusia yang paling sempit dada terhadap mereka yang menyelisihi, bahkan termasuk orang yang paling tidak paham tabiat siapa yang menyelisihi kita, padahal pada hakikatnya kita tidak berselisih dengannya. Dan kita adalah manusia yang paling berburuk sangka terhadap siapa yang menyelisihi kita, dan meremehkan mereka.”

Hal yang penting, yang ingin disampaikan sang dai, bahwa dirinya marah bukan karena ada pihak-pihak dalam komunitasnya yang menolak revolusi, karena hal itu perlu dihormati. “Sesungguhnya kemarahan datang karena ada yang menjadikan bahwa pendapat tersebut adalah satu-satunya kebenaran.”

Padahal menurut Khalid As Syafi’i banyak tokoh Salafi dan para pemudanya yang ikut terang-terangan mendukung penentangan dan ikut melakukan perubahan, dalam revolusi beberapa waktu lalu di Mesir.

Sebagai penutup tulisannya yang berjudul “At Tsaurah Al Misriyah wa At Tayar As Salafi…Azmah Ghiyab At Tajdid” (Revolusi Mesir dan Pemikiran Salafi…Krisis Hilangnya Pembaharuan) ini, Khalid As Syafi’i mengharap agar para tokoh Salafi bersatu, sebagaimana yang nampak pada orang-orang liberal dan sekuler. Ia berharap para tokoh Salafi juga bisa melakukan kerja sama dengan para pemuda dan masyarakat, serta gerakan Islam lainnya. *

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Larang Penyebaran Aliran Islam Syiah
Tulisan selanjutnya Potensi Zakat Jabar Rp 900 Milyar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?