Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Minta 500 untuk Beli Makan Anak, Wanita India Disumbang Warganet 5,5 Juta Rupee

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2022 19:54 7:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2022 19:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang wanita India yang meminta bantuan 500 rupee untuk memberi makan anak-anaknya memperoleh sumbangan jutaan rupee dari warganet.

Subhadra, 46, janda penduduk negara bagian Kerala, meminta bantuan uang 500 rupee (sekitar 95 ribu rupiah) kepada guru salah satu putranya untuk membeli makanan bagi anak-anaknya.

Subhadra berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sejak kematian suaminya pada bulan Agustus. Dia tidak bisa mencari pekerjaan karena anak bungsu dari ketiga putranya menderita kelumpuhan otak dan membutuhkan perawatan terus-menerus.

Pada hari Jumat, dia menghubungi Girija Harikumar, seorang guru di sekolah tempat anak tengahnya belajar, untuk meminta bantuan karena tidak punya apa-apa untuk makan anak-anaknya.

Tergerak oleh penderitaannya, guru tersebut memulai penggalangan dana di media sosial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada hari Ahad (18/12/2022), keluarga tersebut sudah menerima sumbangan sebesar 5,5 juta rupee.

Harikumar, seorang guru bahasa Hindi, mengatakan kepada BBC bahwa dia bertanya kepada muridnya, Abhishek, apakah keluarganya mengalami kesusahan setelah kematian ayahnya. Pasalnya, itu pertama kalinya si anak atau ibunya meminta bantuan.

“Saya memberinya (si ibu) 1.000 rupee dan mengatakan kepadanya bahwa saya akan melakukan sesuatu,” kata Harikumar.

Guru tersebut kemudian mengunjungi keluarga malang tersebut dan menyaksikan kehidupan mereka yang sangat miskin.

“Hanya ada segenggam beras di dapur dan tidak apa-apa yang bisa dimakan oleh anak-anak,” kata Harikumar.

“Saya pikir tidak ada gunanya memberi Subhadra uang dalam jumlah kecil sesekali, karena itu tidak akan cukup untuk keluarganya,” imbuhnya.

Jumat malam, Harikumar kemudian menulis di laman Facebook perihal kesulitan keluarga itu dan mengajak orang untuk membantu mereka untuk mengirim uang berapapun yang mereka sanggup. Dia juga mencantumkan nomor rekening bank Subhadra agar uang bisa ditransfer langsung kepada ibu malang tersebut.

Imbauan tersebut viral dan sampai hari Senin kemarin Subhadra sudah menerima total 5,5 juta rupee dari orang-orang asing yang baik hati.

Sebagian uang itu akan digunakan untuk menyelesaikan rumah yang mulai dibangun suami Subhadra sebelum meninggal. Sisanya akan disimpan di bank untuk biaya hidup mereka.

Penggalangan dana itu sekarang sudah ditutup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakIndiajandamiskinSubhadrasumbanganwarganet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nenek Bekas Sekretaris Nazi Ini Divonis Bersalah Terlibat Kematian 10.505 Orang
Tulisan selanjutnya Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?