Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Festival Film Berlin Rangkul Pengungsi Timur-Tengah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Februari 2016 12:47 12:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Februari 2016 12:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Berlinale, atau Festival Film Berlin, merupakan Salah satu festival film paling bergengsi di dunia yang diselenggarakan setiap tahunnya di ibukota Jerman tersebut.

Festival yang tahun ini berlangsung sejak 11 Februari hingga tanggal 21 mendatang ini, kini memiliki ‘bintang tamu’ special. Sebelum perhelatannya, panitia Berlinale mengumumkan di press release mereka bahwa mereka mengambil bagian dalam menyambut kedatangan puluhan ribu imigran timur-tengah. Para pengungsi dapat menyaksikan seluruh film yang diputar di festival tersebut dengan tiket separuh harga.

Tidak hanya itu, mereka juga mengajak mereka yang menghadiri festival yang dibuka oleh George Clooney tersebut untuk menyumbang ke Berlin Center for Torture Victims, sebuah lembaga non-profit yang membantu orang-orang yang mengalami penyiksaan, perang, imigrasi, serta peradilan sepihak. Setiap tahunnya, lembaga tersebut membantu kurang lebih 500 orang korban.

Beberapa Welcome School (sekolah yang khusus menerima para imigran untuk membantu mereka beradaptasi dengan tempat baru) juga perpartisipasi dalam festival tersebut, untuk memberikan ruang bagi anak-anak muda dalam dialog media. Festival tersebut juga memberikan tour behind-the-scene kepada para pengungsi yang disponsori sebuah NGO.

Dieter Kosslick, Direktur Berlinale, mengungkapkan kepada Reuters bahwa program tersebut dibuat sebagai bentuk ketersediaan Jerman menerima ratusan ribu pengungsi tersebut ke negara mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Festival Film Berlin dimulai pada 1951, masa dimana Jerman masih tertatih-tatih akibat Perang Dunia II. Krisis imigran yang terjadi baru-baru ini mengingatkan mereka pada masa tersebut. Kosslick menuturkan bahwa para imigran tersebut akan menjadi tamu VIP mereka.

“Saat kamu pergi ke negara lain karena perang, kamu bukan pergi karena kamu ingin meninggalkan rumahmu. Kamu pergi karena kamu ingin bahagia, dan kamu tidak bahagia di sana. Di sini, kami akan membuat kamu bahagia,” janjinya.

Beberapa film yang dinilai akan sangat dekat dengan para imigran tahun ini adalah Fire at Sea yang disutradarai Gianfranco Rosi. Sebuah film dokumenter, Fire at Sea menggambarkan pengungsi yang menumpuk di Pulau Lampedusa di selatan Italia. Film tersebut memenangkan hadiah utama di Venice Film Festival 2013. Selain itu, ada pula film drama Road to Istanbul, yang mengisahkan seorang ibu berusaha menyelamatkan putrinya dari cengkraman Islamic State di Suriah.

Kritikus film Eropa yang menulis untuk majalah hiburan Variety, Jay Weissberg, menyambut positif langkah yang diambil oleh panitia Berlinale.

“Awalnya aku sedikit tidak nyaman dengan langkah mereka yang sepertinya terlalu politis. Namun di saat yang sama aku juga berpikir ‘kenapa tidak?’ Kita mengakui orang-orang Suriah yang tinggal di Suriah, pergi jauh-jauh untuk menonton festival film. Sekarang mereka tinggal di Jerman, kenapa kita tidak memandang bahwa mereka bisa hidup normal? Mungkin ini Salah satu caranya.”

Daripada pengungsi, Weissberg lebih antusias mengenai kebangkitan film-film asal Timur-Tingah. Dia menyebutkan beberapa film yang ikut serta dalam festival yang memberi penghargaan berbentuk patung beruang tersebut, seperti Hedi asal Tunisia, serta Barakah Meets Barakah, sebuah film romantic komedi asal Arab Saudi. Weissberg juga mencatat film Theeb, film asal Yordania tentang seorang bocah Bedouin yang mengembara gurun dalam sebuah misi, yang dinominasikan untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik Academy Award (Oscar).

“Aku senang bahwa para panitia festival film akhirnya melihat potensi daerah Arab, yang sebelumnya kurang mendapat sorotan. Aku juga senang karena Oscar juga akhirnya menyadari bahwa banyak cerita yang menarik perhatian penonton internasional sebanyak perhatian penonton lokal,” ujar Weissen.*/Tika Af’idah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BerlinaleFestival Film Berlin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI: Kasus SJ Bukti Homoseksual Ancaman Nyata Bagi Anak
Tulisan selanjutnya Makna Politis dari US-ASEAN Summit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?