Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Kongres AS Juga Kecam Pembakaran Al Quran

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 5 April 2011 07:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pada hari Minggu  (3/4) para anggota Kongres menyiarkan pesan mereka berkaitan pembakaran al-Qur’an yang dilakukan Pendeta Florida, Terry Jones. Dalam acara “Face the Nation” di televisi CBS, Ketua Mayoritas Senat Harry Reid mengatakan, “Ekstremisme agama dalam segala bentuknya adalah salah. Kematian yang disebabkannya sudah pasti salah. Saya sangat kecewa dengan orang yang memutuskan melakukan hal ini. Menurut saya, orang harus paham akan akibat yang ditimbulkan tindakan yang mengatasnamakan agama.”

Muncul dalam acara “Meet the Press” di televisi NBC, Senator Fraksi Demokrat Richard Durbin dari negara bagian Illinois mendesak rakyat Amerika agar menggunakan kebebasan berekspresi, hak yang dilindungi konstitusi, dalam cara yang bertanggung jawab dan dipikirkan secara masak.

Ia mengatakan, “Saya paham apa isi Amandemen Pertama Konstitusi, hak-hak yang diberikan kepada warga Amerika terkait dengan kebebasan berbicara dan menganut agama. Namun, saya ingin tekankan bahwa pendeta ini dengan tindakannya membakar al-Qur’an, membahayakan tentara Amerika dan banyak orang yang tidak bersalah. Adalah saatnya bagi dia mengambil tanggung jawab sebagai warga Amerika untuk membantu tentara kita agar aman.”

Tapi, dalam masyarakat bebas, hak selalu disertai dengan tanggung jawab, ujar Senator Fraksi Republik Lindsey Graham dari negara bagian South Carolina, yang berbicara di acara televisi “Face the Nation.”

Ia mengatakan, “Saya harap kita bisa mencari jalan untuk meminta pertanggungjawaban tindakan itu. Kebebasan bicara adalah ide besar, tetapi kita saat ini sedang berperang. Dalam Perang Dunia Kedua, ada batas-batas atas apa yang dapat kita katakan apabila itu menyangkut musuh. Jadi, membakar al-Qur’an adalah hal buruk, tetapi itu tidak dapat menjadi alasan untuk membunuh. Membakar Injil adalah hal buruk, tetapi itu juga tidak menjadi dasar untuk membunuh.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, komandan tertinggi pasukan Amerika dan pejabat tinggi sipil NATO di Afghanistan juga mengutuk pembakaran kitab suci al-Quran di Florida itu. Jenderal David Petreaus mengatakan hari Minggu di Kabul bahwa ia mengutuk pembakaran itu dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang tewas dan cedera dalam berbagai aksi protes.

Sedangkan, pejabat tinggi sipil NATO di Afghanistan, Mark Sedwill mengatakan pembakaran al-Quran adalah tindakan penghinaan terhadap kepercayaan Islam dan tidak mewakili pandangan negara-negara yang ikut dalam pasukan internasional.

Kata pejabat Afghanistan, dua orang lagi tewas dan 18 lainnya cedera dalam kerusuhan hari ketiga untuk memprotes pembakaran kitab al-Qur’an itu. Insiden itu terjadi di Kandahar hari Minggu, ketika ratusan orang turun ke jalan di sana, dan di kota Jalalabad, di bagian timur. Kebanyakan korban cedera disebabkan oleh sebuah tabung gas yang terbakar dan meledak.*

Keterangan foto: Ketua Mayoritas Senat AS Harry Reid.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Kaitkan Terorisme dengan Islam
Tulisan selanjutnya Iran Minta Saudi Tarik Pasukannya dari Bahrain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?