Hidayatullah.com–Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad hari Senin (09/5) mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama seharusnya mengambil pelajaran dari apa yang dilakukan pendahulunya, George W. Bush.
Dalam jumpa pers disela-sela konferensi PBB tentang negara-negara terbelakang ke-4 di Istanbul, Ahmadinejad mengatakan dirinya ingin memberi nasihat kepada Obama agar menarik seluruh pasukannya dari wilayah Timur Tengah.
Saat ditanya apakah kematian Usamah bin Ladin akan meningkatkan aksi terorisme di dunia, Ahmadinejad menjawab bahwa terorisme terjadi karena adanya ketidakadilan di dunia.
“Budaya Islam kami sama sekali menentang teror. Negara dan bangsa beradab tidak perlu teror. Teror adalah pekerjaan negara-negara yang menipu rakyat. Saya sendiri diancam berkali-kali,” kata Ahmadinejad.
“Mereka yang datang ke wilayah kami (Timur Tengah), mengatakan mereka datang untuk melawan teror. Kita tahu sejak awal bahwa mereka bohong. Seharusnya sebuah ada organisasi independen yang mulai bekerja melawan terorisme,” lanjut Ahmadinejad, yang di dalam negeri bersitegang dengan pemimpin spiritual tertinggi Iran itu.
Mereka yang mengaku melakukan perang terhadap teror, kata Ahmadinejad, menetapkan aturannya sendiri dan semua orang harus mengikuti aturan itu. Mereka tidak ingin organisasi internasional, kecuali NATO, terlibat dalam melawan terorisme internasional. Oleh karena itu, organisasi yang independen akan menunjukkan tujuan-tujuan mereka yang sebenarnya.
Disinggung masalah program nuklir Iran, Ahmadinejad mengatakan, “Kami tentu saja tidak melanggar aturan yang ditetapkan International Atomic Energy Agency (IAEA).” *