Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Simpanse Diculik Pelaku Minta Uang Tebusan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 September 2022 21:14 9:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 September 2022 21:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga anak simpanse diculik dari sebuah suaka margasatwa di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo), pelakunya membuat rekaman video bukti ketiga hewan itu masih hidup dan menuntut uang tebusan 6 digit.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan salah satu anak simpanse yang berusia 5 tahun, Monga, sedang berdiri dengan tangan terikat ke atas di dalam sebuah ruangan, lapor koran Inggris The Times hari Jumat (23/9/2022) seperti dilansir Alarabiya. Dua anak simpanse lain – bernama Hussein dan César terlihat berlarian ke sana ke mari untuk bersembunyi dari penculiknya.

Ketiga simpanse itu – berusia antara dua dan lima tahun – diculik dari pada tengah malam dari JACK Primate Rehabilitation Center sanctuary in the Democratic Republic of Congo awal bulan ini. Geng pelaku penculikan berulang kali mengirim pesan meminta uang tebusan dan mengancam akan memenggal kepala ketiga anak simpanse itu apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Ini adalah mimpi buruk … itu adalah bencana,” kata pendiri tempat perlindungan satwa tersebut Franck Chantereau kepada situs berita lingkungan hidup Mongabay. “Kami sudah menghadapi banyak tantangan selama 18 tahun. Namun, kami belum pernah mengalami hal seperti ini: penculikan kera.”

JACK merupakan satu dari tiga pusat perlindungan hewan jenis kera yang ada di negara Afrika Tengah itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

JACK memelihara sekitar 40 simpanse dan primata lain, seperti hewan langka mangabey berperut warna keemasan.

Organisasi tersebut bekerja sama dengan lembaga aparat hukum untuk menyelamatkan anak-anak simpanse tersebut.

Adams Cassinga dari ConservCongo, sebuah LSM Kongo yang menyelidiki kasus-kasus kejahatan kehidupan alam liar, mengatakan bahwa kasus ini kemungkinan penculikan atas hewan jenis kera pertama di dunia.

“Ini sangat langka, ini merupakan yang pertama kalinya tidak hanya di Afrika tetapi dunia saya mendengar hal ini. Kami pernah mendengar orang menggunakan satwa liar sebagai tameng atau sebagai agenda politik atau sosial. Ini pertama kalinya saya mendengar ada orang benar-benar menculik hewan untuk meminta uang tebusan,” katanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:penculikanRD Kongosatwasimpanse
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hujan Deras dan Petir Tewaskan Puluhan Orang di Uttar Pradesh India
Tulisan selanjutnya PBB: Banyak Wanita Sudan Selatan Diperkosa Sedikit yang Melapor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

Berita
26 Agustus 2026 10:20
Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik
MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?