Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Perpanjang Larangan Penjualan Senjata ke Arab Saudi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2019 17:36 5:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2019 06:10
Bagikan
Pekerja di Jerman sedang membuat tank.
Bagikan

Hidayatullah.com—Jerman memperpanjang larangan penjualan senjatanya ke Arab Saudi untuk enam bulan, akan berakhir pada 30 September, kata jubir Kanselir Angela Merkel, Steffen Seibert, hari Kamis (28/3/2019).

Selama pepriode itu, tidak ada kontrak baru yang akan disetujui, kata Seibert sepert dilansir DW. Keputusan itu diambil setelah Merkel bertemu dengan anggota-anggota kabinetnya guna mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Pemerintah Jerman menetapkan larangan sementara penjuaan senjata ke Arab Saudi pada Oktober 2018, menyusul kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Kala itu, Merkel mengatakan bahwa tidak ada kontrak baru yang akan diizinkan sampai kasus pembunuhan tersebut terungkap sepenuhnya. Namun belakangan ini, kanselir itu mengisyaratkan bahwa Jerman perlu bersikap lebih fleksibel.

Larangan tersebut menimbulkan perselisihan di lingkungan pemerintah koalisi Merkel, tetapi juga mengundang kritik dari Prancis dan Inggris. Kedua negara itu protes karena faktanya larangan penjualan ke Saudi ikut menghentikan penjualan senjata yang dibuat negara lain tetapi menggunakan komponen dari Jerman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dubes Prancis untuk Jerman Anne Marie Descotes mengatakan pekan lalu bahwa larangan tersebut mengancam masa depan proyek pertahanan bilateral. Pasalnya, ada kesepakatan soal lisensi alat-alat pertahanan di antara mereka. Diplomat wanita itu juga membantah klaim Jerman yang mengatakan bahwa larangan tersebut semata urusan dalam negeri Jerman, sebab di lapangan kerja sama pertahanan di antara kedua negara sangat terpengaruh.

Guna mengatasi perselisihan itu, pemerintah Jerman setuju memperpanjang izin ekspor yang sudah dikeluarkan selama sembilan bulan. Hal itu dilakukan agar perusahaan-perusahaan pertahanan tidak terbebani biaya dan waktu untuk mendapatkan lisensi baru.

Jerman juga meminta Prancis dan Inggris memastikan bahwa persenjataan yang dikirimnya ke Arab Saudi atau Uni Emirat Arab tidak digunakan dalam konflik di Yaman.

Hasil investigasi yang dilakukan DW dan sejumlah pihak lain menunjukkan bahwa persenjataan asal Jerman dipakai di Yaman, meskipun ada kontrol ekspor oleh Jerman.

Menurut Stockholm Peace Research Institute (SIPRI) yang dirilis bulan Maret, penjualan senjata ke Timur Tengah hampir dua kali lipat pada periode 2014-2018 dibanding 2009-2013.

Arab Saudi menerima hampir 1 dari setiap 4 senjata yang dijual Amerika Serikat ke luar negeri beberapa waktu belakangan. Negara itu juga mengimpor lebih banyak senjata dibanding negara lain, sekitar 12 persen dari impor global.

Jerman mengalami peningkatan penjualan senjata internasionalnya sebanyak 13 persen, sementara kapal selam buatan Jerman merupakan alat pertahanan banyak menerima permintaan dari luar negeri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nestle Digugat di AS Terkait Penipuan Sumber Air Kemasan Poland Spring
Tulisan selanjutnya [Video] Alasan Higiene Kenapa Paus Fransiskus Menarik Tangannya Ketika Akan Dicium

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?