Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ayo Duduki George Bush dan Bill Clinton!

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 20 Oktober 2011 23:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pihak berwenang Kanada menghalangi peserta aksi unjuk rasa yang akan berdemonstrasi di Vancouver, British Columbia, pada hari Kamis (20/10/2011), di luar tempat acara KTT Ekonomi di Surrey. Acara itu dijadwalkan menghadirkan dua mantan presiden AS, George W. Bush dan Bill Clinton, sebagai pembicara.

Pihak berwenang Kanada mengatakan, mereka bersiap menghadapi bentrokan dengan para demonstran. Demikian dikatakan Royal Canadian Mounted Police (RCMP), sebagimana dilansir CNN.

Amnesty International, yang pekan lalu meminta agar pemerintah Kanada menangkap George W. Bush sebagai penjahat perang terkait penyiksaan para tahanan tersangka teroris, berdemonstrasi di pertemuan tersebut. Sementara demonstran lainnya menggelar aksi mirip “Duduki Wall Street”.

“Kami lebih suka jika negaranya yang akan mengadili George W. Bush,” kata Alex Neve, Sekjen Amnesty International cabang Kanada.

Neve mengatakan, Amnesty tahu bahwa pemerintah Obama tidak mau menangkap Bush untuk kemudian diadili. Oleh karena itu, mereka meminta agar Kanada yang melakukannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tidak naif. Ini perjuangan yang sulit, tapi kami yakin punya kasus yang sangat kuat,” kata Neve.

Lewat media sosial di internet, para aktivis mengajak massa untuk melakukan aksi unjuk rasa “Duduki Surrey”, seperti yang dilakukan rakyat Amerika di Wall Street.

Namun aksi yang dilakukan Amnesty International itu dipandang sebelah mata oleh Menteri Imigrasi Jason Kenney.

Sebagaimana dilaporkan koran Vancouver Sun (13/10/2011) ia mengatakan, permintaan Amnesty tersebut tidak dianggap serius.

“Amnesty International memilih-milih kasus untuk publikasi berdasarkan ideologi,” kata Kenney.

“Aksi semacam ini membantu menjelaskan, sebab mengapa banyak pendukung HAM yang disegani mengabaikan Amnesty International,” tegasnya.

Drew Grainger, pimpinan RCMP, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pihaknya memperlakukan aksi demonstrasi itu sama seperti acara lain yang potensial terjadi konflik. Pihak keamanan menghormati hak untuk berdemonstrasi.

Pertemuan tingkat tinggi ekonomi digelar di Surrey, sebuah kota sebelah selatan Vancouver, yang memiliki populasi 370.000 jiwa.

Menurut agenda, kedua mantan presiden AS itu akan berbagi podium selama satu jam, guna membahas aneka topik, termasuk realitas baru dalam perekonomian Amerika Utara.

Pihak penyelenggara memasang tarif USD600 per kepala bagi mereka yang ingin menghadiri pertemuan itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hutang Mahasiswa Amerika USD 1 Trilyun
Tulisan selanjutnya Anti Rokok Masuk Lapangan Hijau EURO 2012

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?