Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Melucuti Satu Bom Nuklirnya

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 26 Oktober 2011 14:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat melucuti salah satu bom nuklir andalannya era perang dingin, B53 di Texas, demkian BBC melaporkan Rabu (26/10/2011).

Dalam proses perlucutan itu para ahli memisahkan sejumlah bagian dari bom yang beratnya setara dengan ukuran sebuah mobil van kecil ini. Mereka memisahkan bahan peledak berkekuatan tinggi seberat 136kg dari tempat uranium pada bom tersebut.

Menurut para ahli bom tersebut mempunyai efek kehancuran hingga 600 kali lebih besar dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima pada tahun 1945. Bom ini sendiri disiapkan untuk mengahadapi krisis perang dingin pada tahun 1962 lalu dan ditempatkan di gudang senjata AS hingga tahun 1997.

AS merancang bom ini untuk menghancurkan musuh hingga ke dalam bunker persembunyian mereka. Ketika dipucu daya ledaknya mempunyai kekuatan 9 megaton dan membentuk efek simultan seperti gempa bumi.

Dalam penggunaanya bom ini harus dibawa lebih dulu dengan pesawat pembom B-52 dan saat dijatuhkan akan keluar sekitar lima parasut untuk mendaratkan bom secara halus ke sasaran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelum ini AS juga telah menghancurkan bom B53 ini pada tahun 1980 lalu.

Departemen Energi Urusan Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) mengatakan program pelucutan bom ini selesai setahun lebih cepat dari yang mereka jadwalkan sebelumnya.

Kepala NNSA, Thomas D’Agostino mengatakan penghentian penggunaan B53 yang terakhir ini merupakan sebuah upaya yang bisa disebut sebagai tongak penting.

“Dunia akan lebih aman dengan pelucutan bom ini,” kata D’Agostino.

Sebelumnya Presiden Barack Obama mengatakan bahwa dia ingin mengurangi jumlah senjata nuklir dari dalam gudang senjata AS.

Menurut angka yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri AS pada Mei 2011 lalu, AS saat ini mempunyai 5.113 hulu ledak nuklir jumlah tersebut jauh lebih sedikit dari yang mereka miliki pada tahun 1967. Saat itu mereka mengatakan mempunyai 3 1.255 hulu ledak nuklir .

AS saat ini mulai beralih ke senjata modern yang lebih kecil.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Qadhi al-Fadhil, Sosok Penting dalam Perang Salib [2]
Tulisan selanjutnya Kurang Dana WikiLeaks Terancam Berhenti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

Terbaru

  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?