Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Daulah Diniyah Istilah dari Barat untuk Memecah Belah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Desember 2011 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dr. Thoha Abu Krisyah, mantan Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Kairo mengatakan bahwa istilah “Daulah Diniyah” dan “Daulah Madaniyah” adalah istilah yang dikembangkan oleh musuh-musuh Islam untuk membingungkan dan memecah-belah umat.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara simposium ilmiah bertajuk “Hijrah Rasulullah Saw” yang diadakan oleh Organisasi Mahasiswa Asing di Kairo, Rabu (14/12/2011).

Menurut Dr. Thoha, istilah tersebut tidak ada dalam sejarah pemikiran Islam. Istilah itu berasal dari Barat, dan dimaksudkan untuk membingungkan umat Islam.

“Yang ada hanyalah Daulah Islamiyah. Istilah daulah diniyah tidak ada dalam sejarah pemikiran Islam, bahkan sejak zaman Rasulullah,” tegas Dr. Thoha.

Dalam menanggapi pertanyaan apakah revolusi yang tengah dialami dunia Arab bisa dikatakan hijrah, Dr. Thoha menjawab bahwa jika itu akan membawa kebaikan dan kemaslahatan umat, maka bisa saja dikatakan hijrah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dr. Thoha juga sepakat dengan analisa yang mengatakan bahwa revolusi di dunia Arab ini adalah awal dari kebangkitan Islam. “Pemikiran seperti ini adalah pemikiran yang baik,” tuturnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa umat Islam akan kuat ketika selalu berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah.

Mengenai masa depan Mesir apakah akan menjadi negara Islam, Dr. Thoha menjawab,”Saya tidak tahu. Tapi yang jelas Mesir bukanlah negara kafir.”

Sedangkan soal ketakutan-ketakutan kubu sekuler terhadap masa depan Mesir di tangan kelompok Islam, Dr. Thoha menjelaskan bahwa ketakutan itu tidak akan terjadi.

“Hal itu tidak akan terjadi,” jawabnya kepada Hidayatullah.com, ketika menemui beliau seusai acara.

Beberapa hari menjelang pemilu parlemen, stasiun televisi BBC Arabic mengangkat isu bahwa rakyat Mesir tengah dihadapkan dengan dua pilihan, apakah Mesir akan menjadi Daulah Diniyah atau Daulah Madaniyah? Isu ini diangkat dengan menayangkan wawancara dari beberapa orang rakyat sipil yang dimintai pendapat mereka tentang Daulah Diniyah dan Daulah Madaniyah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Berhubungan Baik dengan Semua Ormas Islam
Tulisan selanjutnya Empat “Laskar” Muallaf Dayak Menggantung Asa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?