Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Balanda Bolehkan Penyembelihan Cara Islam dan Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Desember 2011 08:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Akhirnya umat Islam Belanda bisa bernafas lega setelah Senat negata itu menola RUU larangan Penyembelihan secara agama. Sebelumnya, RUU ini tadinya telah disetujui oleh Tweede Kamer (majelis rendah), namun ternyata ditolak oleh Eerste Kamer atau senat parlemen Belanda, Rabu (14/12/2011), dikutip RNW.

Pemerintah mengusulkan kompromi yang intinya memperketat penyembelihan hewan tanpa bius.

Penyembelihan hewan secara ritual (Islam dan Yahudi) tanpa bius telah menimbulkan diskusi sengit dalam lingkaran politik Belanda berbulan-bulan lamanya.

Kelompok agama Yahudi dan Islam berpendapat bahwa penyembelihan adalah bagian dari ritual keagamaan mereka. Larangan penyembelihan tanpa bius berarti menurut mereka pelanggaran terhadap kebebasan beragama. Pandangan tersebut didukung oleh partai-partai politik Kristen seperti partai pemerintah CDA, dan partai-partai oposisi ChristenUnie dan SGP.

Kendati demikian partai-partai itu tak punya suara mayoritas di parlemen untuk menentang pelarangan penyembelihan ritual. RUU itu diajukan oleh Partai voor de Dieren (Partai untuk Hewan) yang merupakan satu di antara sedikit partai-partai di dunia yang memfokuskan pada kesejahteraan hewan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peraturan baru

Tidak ada mayoritas di senat Belanda yang mendukung larangan penyembelihan binatang tanpa bius. Untuk itu harus disusun RUU baru. Mereka mendukung aturan yang meminimalisir penderitaan hewan.

“Harus ada perubahan, perbaikan penyembelihan ritual. Perubahan yang mungkin bagi kelompok minoritas tertentu terlampau jauh,” ujar Wakil Menteri Pertanian Henk Blaker.

Juru bicara kelompok Yahudi menganggapi positif perkembangan itu. “Lega, karena itu kasus yang sangat sulit dipecahkan oleh kelompok Yahudi, itu seperti awan kelabu yang menggantung di atas kami.”

Sementara itu jemaat gereja Israel Belanda NIK lewat twitter menulis, “Setelah berdebat selama 15 jam dan tiga tahun perjuangan NIK maka saat ini kami merasa lega. UU Dasar kebebasan kami kembali dicanangkan.”

Kelompok Muslim menanggapi dengan kritis Wakil Menteri Pertanian Henk Blaker.

“Ia (Henk Bleker) adalah pemburu, dan ia senang ngomong asal-asalan, Kali ini pun begitu,” ujar Mohammad Joemman, pendiri serta penasihat Dewan Kontak Muslim dan Pemerintah.

Sebelumnya, Juni lalu, pihak Senat telah meloloskan undang-undang yang melarang menyembelih hewan tanpa dipukul. Ini berarti menutup kesempatan bagi penganut Yahudi Ortodoks Belanda dan umat Islam untuk menyembelih hewan menurut tata agama yang mereka anut.

Menurut tata cara Islam dan Yahudi, hewan dipotong dengan memotong urat di leher dengan benda tajam. Karena itu, umat Islam dan Yahudi menegaskan cara agama mereka tidak lebih buruk ketimbang memukuli hewan hingga mati.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Ada Kedewasaan Instant
Tulisan selanjutnya Sudah Efektifkah Komunikasi Kita dalam Berdakwah?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?