Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Diprotes, Gagal Tutup Guantanamo

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 11 Januari 2012 19:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan orang pengunjuk rasa berkumpul di luar Gedung Putih memprotes kegagalan penutupan penjara militer di Teluk Guantanamo, Kuba.
 
Selama satu dekade, ratusan orang tak bersalah telah dipenjarakan. Ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia terbesar yang pernah dilakukan oleh Pemerintahan Amerika Serikat (AS).
 
Pada 22 Januari mendatang satu aksi unjuk rasa akan dilakukan, sekaligus memperingati tiga tahun janji Presiden Obama untuk menutup penjara Guantanamo. Janji ini belum terpenuhi sejak dia terpilih menjadi presiden.
 
“Saya akan menindaklanjuti apa yang telah saya jadikan komitmen pada saat kampanye. Namun saya merasa ada ketidaksepahaman dengan pendiri pendahulunya, kita harus bersedia untuk mengikuti aturan standar inti yang telah ada. Itu bukan sesuatu yang gampang, tapi juga susah,” ungkap Obama dalam janjinya tiga tahun silam.
 
Tiga tahun telah berlalu. Namun, sel-sel di Guantanamo masih tetap terisi oleh pria-pria yang tidak bersalah dan mungkin tidak memiliki hubungan sama sekali dengan suatu kejadian.
 
“Sampai saat ini komitmen presiden untuk menutup penjara Guantanamo masih tetap kuat seperti saat kampanyenya berlangsung (2008). Tapi semua orang harus memahami bahwa penutupan penjara Guantanamo bukan hal yang mudah. Pemerintah kami tidak akan memperlakukan seseorang bertentangan dengan prinsip berdirinya negara ini,” ujar Jay Carney, seperti dikutip dalam Russiatoday, Rabu (11/1/2012)
 
Helen Schietinger, seorang saksi penyiksaan di Penjara Guantanamo mengatakan, pemerintah tidak memperlakukan orang sesuai dengan prinsip negara. Atas dasar itu, Helen dan kelompoknya mengelar aksi protes hari ini, menuntut penutupan Guantanamo.
 
Walaupun Presiden Obama sebelumnya berusaha melaksanakan hukum konstitusional dan bersikeras untuk menutup penjara Guantanamo pada kampanyenya, namun kegagalan terus mengiringinya. Obama gagal menambah Undang-undang otorisasi pertahanan nasional (National Defense Authorization Act (NDAA). Demikian diberitakan Sindonews.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei: Anak Pilih Internet daripada Televisi
Tulisan selanjutnya Masjid Quba akan Diperluas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?