Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Soal Homo Tanzania dan Zanzibar Tolak Usul Inggris

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 November 2011 22:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Persatuan Tanzania dan Zanzibar menolak permintaan Inggris untuk melegalisasi homoseksual di negara mereka. Demikian dilaporkan harian resmi pemerintah Tanzania, Dailynews pada Jum’at pertama bulan ini (04/11/2011).

Presiden Zanzibar Ali Muhammad Shein dan Menteri Persatuan untuk Urusan Luar Negeri dan kerjasama Internasional Bernard Membe, berbicara dalam kesempatan terpisah pada Kamis (03/11/2011), terkait tuntutan pemerintah Inggris atas legalisasi homoseksual sebagai syarat bagi penerima bantuan finansial dari London.

Keduanya menyatakan bahwa syarat yang diajukan pemerintah Inggris tersebut tidak dapat diterima.

Mereka mengatakan, Tanzania siap untuk kehilangan bantuan dari pemerintah Inggris, daripada harus merombak undang-undangnya untuk melegalisasi homoseksual.

Dalam jumpa pers menandai tahun pertama pembentukan pemerintah persatuan, Shein mengatakan bahwa perkawinan sesama jenis melanggar norma masyarakat Zanzibar dan ajaran Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tidak akan pernah mengambl pilihan itu. Mereka dapat menghentikan bantuannya jika mereka mau,” tegas Shein.

Pernyataan Shein tersebut ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri pemerintah persatuan Bernard Membe, yang mengatakan bahwa homoseksual adalah pelanggaran terhadap budaya dan agama di Tanzania.

“Posisi kami dalam masalah ini sangat jelas. Nilai-nilai moral kami akan selalu berlaku, bahkan meskipun kami miskin. Kami memahami kebijakan Partai Konservatif Inggris, tapi kami tidak akan tunduk pada tekanan mereka,” tegas Membe.

Membe menekankan, isu homoseksual bahkan tidak didiskusikan atau menjadi agenda dalam pertemuan para pemimpin negara-negara Persemakmuran di Perth, Australia, belum lama ini.

Menurut Membe, hanya 13 dari 54 negara anggota Persemakmuran yang mendukung homoseksual.

Ghana juga telah menyatakan hal serupa. Mereka menolak untuk melegalkan homoseksual. Baca berita sebelumnya: Kaitkan Homoseks dengan Bantuan, PM Inggris Dikecam.

Tanzania dan Inggris telah menjalin hubungan dagang dan investasi selama puluhan tahun. Inggris menyalurkan bantuannya melalui bantuan pembangunan Official Development Assistance (ODA) dan dukungan anggaran General Budget Support (GBS). Hal serupa berlaku pada negara-negara bekas jajahan Inggris lainnya.

Lebih jauh Membe mengungkapkan, kementeriannya belum lama ini menolak rombongan utusan kelompok gay dari luar negeri yang ingin mengunjungi Tanzania.

“Menurut hukum pidana, homoseksual adalah tindak kriminal yang dapat dijatuhi hukuman tidak kurang dari 30 tahun penjara,” jelas Membe.

Sementara itu, Menteri Urusan Gender, Anak dan Pembangunan Masyarakat, Sophia Simba, juga menolak tekanan Inggris tersebut.

“Tanzania tidak bisa menerima usulan Cameron, sebab kami memiliki nilai-nilai moral sendiri. Homoseksual bukan bagian dari budaya kami dan kami tidak akan pernah melegalkan hal semacam itu,” tegas menteri wanita itu.

Malawi telah dibekukan bantuan finansialnya oleh Inggris, terkait dengan sikap negara itu terhadap isu homoseksual.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengungkapkan isu homoseksual sebagai syarat bantuan finansial saat berpidato dalam KTT pemimpim negara Persemakmuran di Perth, akhir Oktober kemarin. Baca berita sebelumnya: Harus Dukung Homoseksual Jika Mau Uang dari Inggris. Perdana Menteri Australia Julia Gillard turut menentang usulan Cameron tersebut.*

Keterangan foto: Pemandangan ibukota Tanzania, Dar Es Salaam.

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gayinggrisold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Turki Usia 109 Tahun Pulang Haji
Tulisan selanjutnya Sebab Kematian Yasser Arafat akan Diungkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?