Hidayatullah.com–Rabi Ovadia Yosef, pemimpin spiritual partai Yahudi ultra-ortodoks, Shas, meminta warga Zionis Israel berdoa agar Tuhan memberikan para hakim kebijaksanaan sehingga memutuskan Husni Mubarak tidak bersalah.
Yosef mengatakan pada hari Sabtu, bahwa ia berdoa semoga Tuhan memberkati Mubarak dengan kesehatan yang baik dan menggambarkannya sebagai “seorang pencari perdamaian” yang tidak menyukai peperangan, lansir Al Mishry Al Yaum (15/01/2012).
“Dia telah jatuh dan saya berdoa pada Tuhan agar menyelamatkannya dari musuh-musuhnya.”
Pernyataan itu disampaikan Yosef dalam pesan mingguannya yang dimuat di situs Ynet.
“Mubarak membawa kehormatan besar bagi Mesir … saya berdoa pada Tuhan agar menyelamatkannya dari orang-orang yang membencinya dan agar para hakim bertindak dengan bijaksana dan pengertian, mengakui kebaikan-kebaikannya dan menyatakan dirinya tidak bersalah,”imbuh Yosef.
Yosef mengenang pertemuannya dengan Mubarak 28 tahun silam, saat ia menjabat kepala rabi Zionis Israel.
“Saya diberitahu bahwa para insinyur Mesir merencanakan pembangunan jalan dengan membongkar sebuah pemakaman Yahudi,” kenangnya.
Yosef mengatakan bahwa ia kemudian menemui Mubarak, yang disebutnya menerima kedatangannya dengan penuh penghormatan. Mereka membahas masalah tersebut dan menuntut agar rute jalan diubah, lalu Mubarak pun menyetujuinya.
Usai pertemuan, kata Yosef, Mubarak memintanya agar memberkati dirinya. Lalu ia pun meletakkan tangannya di atas kepala Mubarak dan memberkatinya.
Yosef menilai, kekuasaan Mubarak yang bertahan hingga 30 tahun adalah karena pemberkatan itu.*