Hidayatullah.com–Tokoh oposisi Albania Lulzim Basha, hari Ahad (9/6/2019), mengerahkan kembali ribuan massa pendukungnya ke jalan-jalan di ibukota Tirana guna mendesak pemerintahan pimpinan PM Edi Rama berhenti.
Partai Demokrat pimpinan Basha menuding pemerintah Sosialis Rama menghambat kemajuan ekonomi dan politik negara itu, lansir Euronews.
Petasan dilemparkan para demonstran ke arah polisi, yang membalasnya dengan semburan air serta gas air mata. Demonstrasi Ahad kemarin merupakan unjuk rasa besar kedelapan yang digelar oposisi sejak Februari.
Rama berulang kali menolak seruan mundur dan membantah tuduhan korupsi yang diarahkan kepadanya.
Delegasi Uni Eropa untuk Albania, yang berhasrat bergabung dengan blok kerja sama itu, dalam pernyataan yang dirilis sebelum unjuk rasa digelar, mendesak agar para pihak melakukan dialog konstruktif guna mengatasi kepelikan politik saat ini.*