Hidayatullah.com–Kedekatan hubungan pemerintahan Singapura dengan negera Zionis Israel akhirnya terbukti sudah. Rombongan tentera Israel yang disertai enam pegawai setempat, dikabarkan telah memberi bantuan nasehat guna mewujudkan pasukan keamanan Singapura, termasuk pasukan tentera mengikuti panduan negara Yahudi itu, kutip AFP.
Berita kerjasama antara Israel dan Singapura ini muncul setelah diberitakan seorang bekas pejabat Yahudi dalam sebuah wawancara yang disiarkan koran Israel, Haaretz kemarin malam.
Negara Singapura telah lama meminta bantuan terhadap negara Zionis Israel untuk merancang pasukan tentaranya, hingga menjadi salah satu pasukan terkuat di Asia Tenggara.
Pada Desember 1965, delegasi militer Israel yang diketuai oleh Mayor Jenderal Ya’akov Elazari tiba di Singapura secara rahasia dan mulai membangun berbagai cabang kekuatan militer di sana. Sejak itu, hubungan keamanan antara kedua negara mulai diperkuat, dan sekarang, Singapura merupakan salah satu konsumen terbesar terhadap senjata dan sistem persenjataan Israel.
Pendiri Singapura dan sekaligus perdana menteri pertama, Lee Kuan Yew, ketika itu, meminta Israel untuk membantu mendirikan ketentaraan negaranya, tidak lama setelah Singapura dipisahkan dari Malaysia tahun 1965.
Kerjasama erat dua negara itu bermula pada Desember 1965 selepas satu rombongan tentera Israel diketuai Mejar Jeneral Yaakov Elazari melawat Singapura. “Lee meminta bantuan Israel selepas mendapat kemerdekaan dari Malaysia pada Agustus 1965, ” kutip Haaretz
Singapura merupakan negara kecil tetangga Indonesia yang selama ini sangat berambisi menjadi negara terkuat di Asia Tenggara.
Singapura juga merupakan satu-satunya negara Asia yang memperbolehkan Israel membuka kantor diplomatiknya. Karena itulah, pembukaan sekilah intelejen milik BIN, International School of Intelligence dicurigai sebagaian kalangan ada hubungannya dengan Israel karena lokasinya yang ditempatkan di pulau Batam, hanya makan beberapa jam dari Singapura.
Sebuah koran pertahanan asal Inggris, Jane’s yang dikutip AFP menyebut, semenjak hubungan Israel-Singapura semakin baik nilai dagang senjata antara dua negara tersebut naik lebih dari 1 juta USD pada tahun 2000. (afp/bh/cha)