Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koran Inggris Sebut NATO Telibat Kejahatan Perang di Libya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2012 10:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Koran asal Inggris, The Independent,  menulis laporan terbaru Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Timur Tengah soal kondisi Libya menekankan bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terlibat kejahatan perang di negara ini.

Dalam laporan tersebut ditekankan bahwa saat pemberontak menentang pemimpin Libya, Kolenel Muammar Qadhafi, seluruh pihak khususnya NATO dan pasukan loyalis Qadhafi melakukan kejahatan perang, tulis Independent dan dinukil al-Alam Kamis (19/01/2012)

 
Laporan yang dirilis Lembaga HAM Arab dan pusat HAM Palestina serta Aliansi Internasional mendukung HAM juga melampirkan hasil tim pencari fakta dan analisa pakar hukum.

Tak lupa para saksi mata juga menguatkan laporan ini dan lokasi yang menjadi sasaran NATO juga disebutkan secara terperinci. Dalam sejumlah operasinya NATO menyerang kawasan sipil, tulis laporan tersebut.

Dikutip IRIB, The Independet mengisyaratkan peristiwa yang terjadi di kota Sirte dan mengutip saksi mata, di bulan September lalu ketika warga berkerumun di lokasi pengeboman, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan serangan rudal ke lokasi tersebut dan akibatnya 47 orang tewas. Laporan ini kian memojokkan posisi NATO, tambah Independent.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag bulan November lalu menyatakan bahwa mereka akan menyelidiki operasi serangan udara pasukan NATO di Libya.

Koran ini juga mengisyaratkan penolakan Sekjen PBB, Ban Ki moon tekait brutalitas NATO yang melanggar misinya di Libya.

Sebelum ini, wartawan Al Jazeera di Brussels pernah mengungkap adanya perpecahan seputar keterlibatan NATO dalam agresi di Libya.

Perpecahan terjadi di kalangan NATO seputar rencana AS sebelum menyerahkan kepemimpinan agresi militer atas Libya. Turki, satu-satunya negara Muslim anggota NATO, menentang jika NATO mengambil alih upaya penegakan zona larangan terbang atas Libya. Sementara Italia mengisyaratkan akan menutup pangkalan udaranya bagi agresi militer tersebut jika NATO tak diberikan kepemimpinan. Adapun sejumlah negara NATO lainnya khawatir pesawat dan peralatan tempur NATO akan dialihkan dari misi yang lain, termasuk misi di Afghanistan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia IslamNATOold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Generasi Muda Barat Tinggalkan Gereja
Tulisan selanjutnya 6 alasan Anak Muda Ogah ke Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?