Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyanyi Reggae: Homo Harus Dibakar!

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2012 19:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menurut penyanyi reggae asal Jamaika, Sizzla, kaum homoseksual itu harus dibakar, dipanggang dan dihanguskan.

Grup artis Jamaika tersebut pekan ini akan manggung di Amsterdam, Rotterdam, dan Groningen. Tentu saja komentar itu membuat berang warga Belanda yang selama ini dikenal mendukung kaum pecinta sesama jenis itu.

Organisasi yang melindungi homo COC ingin agar pertunjukannya di Belanda dibatalkan. COC menyatakan artis tersebut menyerukan kekerasan terhadap homo. “Tak ada tempat buat artis itu di negara kita,”ujar Vera Bergkamp, ketua COC Belanda.

“Kami mendesak agar panitia penyelenggara membatalkan konser anti homo itu,” ujarnya, sebagaimana dikutip Radio Nederland (30/03/2012).

“Sizzla menimbulkan pertentangan”, kata redaktur Radio Nedereland, Patrick Dorder.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kemarahan para pecinta penderita kelainan orientasi seksual itu tidak hanya muncul di Belanda. Pecinta homo di Swedia mendesak konser Sizzla di negaranya dibatalkan.

Sedangkan di Spanyol ada 27 ribu orang menandatangani petisi online menentang pertujukannya pada bulan April mendatang. “Jika anda punya nama buruk, maka anda terus terang bakal diamati.”

Sebelumnya, artis asal Jamaika itu berjanji tidak membawakan lagu-lagu menyulut kebencian jika menggelar tur di Eropa.

Namun COC menganggap janji itu tak serius dan menunjuk janji sebelumnya yang selalu dilanggar oleh Sizzla.

Menurut Patrick Dorder, setelah manggung di Inggris, Sizzla pernah diharuskan menandatangani perjanjian yang isinya tidak menyanyikan lagu-lagu menyulut kebencian lagi. Namun, setelah ia menulis Nah Apologize, Sizzla tak meminta maaf untuk lirik lagu anti homo itu.

Konser Sizzla akan tetap berlangsung. Namun para petugas di Melkweg, Amsterdam, akan lebih memperhatikan apakah ia menyanyikan lagu-lagu anti homo, meskipun mereka mungkin juga tidak mengerti artinya, sebab lagu-lagunya berbahasa Jamaika, Patois, bahasa Creol yang berasal dari bahasa Inggris.

Sizzla bukan penyanyi reggae satu-satunya yang anti homoseksual. Dua tahun lalu, penyanyi Jamaika Beenie Man batal tampil di Parkpop yang digelar di Den Haag karena sikapnya yang tidak menyukai pecinta sesama jenis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anti Islam Eropa Bentuk Aliansi di Denmark
Tulisan selanjutnya Bom Mengguncang Wilayah Muslim Thailand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?