Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Akan Bahas Pengaturan Perdagangan Senjata International

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 9 Juli 2012 22:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah–Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali akan membahas undang-undang international yang mengatur secara serius alur perdagangan senjata, walau diperkirakan pembahasan tersebut akan menimbulkan pro dan kontra bagi negara-negara tertentu.

Di antara penyebab,  dari semua peristiwa konflik yang terjadi di beberapa negara menjadi suatu yang sangat menguntungkan bagi mereka yang menjadikan senjata sebagai bisnis profesional. Bisnis senjata bisa menghasilkan keuntungan hingga US 60 miliar dolar (sekitar Rp 540 triliun) setiap bulan, dan ini menjadi salah satu objek bisnis penting yang dimainkan negara-negara seperti Amerika Serikat, Rusia, hingga Cina.

“Ini bentrokan antara idealisme dan realisme, perjanjian (persenjataan) itu bisa memiliki efek jangka panjang. Namun negara besar seperti AS, Rusia dan China sepertinya tidak akan perduli dengan perjanjian tersebut. Mereka lebih suka menggunakan aturan main mereka sendiri,” jelas Lawrence Korb, mantan Asisten Menteri Pertahanan AS, seperti yang dikutip oleh Aljazeera baru-baru ini.
 
Bagi PBB, dengan didorong aspirasi dari banyak negara, konvensi perjanjian penjualan senjata ini sangat diperlukan untuk mencegah perdagangan senjata di pasar gelap agar tidak jatuh ke tangan yang tidak berwenang.

Tapi meskipun begitu, belum ada kepastian realisasi perjanjian persenjataan ini akan diimplementasikan.

Semua ini karena sikap AS, Rusia, dan Cina yang sangat menentang gagasan konvensi untuk mengatur persenjataan ini. AS, Rusia, dan Cina merupakan negara terbesar yang memanfaatkan keuntungan dari perdagangan senjatanya di area konflik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Frank Jannuzi, Kepala Kantor Amnesty International di Washington DC, gagasan PBB dalam pengaturan senjata ini dikecualikan bagi hak-hak individu dan warga negara dalam memiliki dan membeli senjata guna keamanan pribadinya.

Bahkan Daryl Kimball, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengontrol Senjata (Arms Control Association) yang berpusat di AS mengatakan, selama tidak ada aturan dari standar international dalam mengatur mengenai perdagangan senjata ini, sehingga seharusnya gagasan perjanjian ini bisa menjadi pendobrak awal untuk memulainya. Namun ia mengakui pengaturan ini belum bisa menyelesaikan 100% masalah bisnis senjata, yang sebenarnya ikut bermain di balik konflik dan peperangan di belahan dunia.

“Ini tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi ini merupakan usaha untuk mengurangi jatuhnya korban, akibat bisnis senjata di seluruh dunia. Konferensi ini sebuah upaya untuk memecahkan masalah tersebut,” jelas pengamat perdagangan senjata asal Amerika ini.
 
Diperkirakan lebih dari 750.000 perdagangan senjata telah terjadi di area konflik dan menewaskan banyak orang setiap tahun. Menurut Amnesti Internasional, 1.500 orang tewas setiap hari oleh konflik dan kekerasan bersenjata. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kofi Annan Kembali Tawarkan Perundingan Damai Konflik Suriah
Tulisan selanjutnya Tokoh Kristen Amerika Ajak Perangi LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?