Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koptik Mesir Merasa Dimarjinalkan Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2012 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para tokoh Kristen Koptik Mesir (Qibthy) menolak bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton, dengan mengatakan bahwa Menlu AS itu menganggap ada pembagian sektarian dengan memilih untuk bertemu kelompok Al Ikhwan dan Salafi terlebih dahulu sebelum meminta bertemu kelompok Koptik.

Individu yang menolak bertemu dengan Clinton itu termasuk di antaranya taipan Mesir Naguib Sawiris, aktivis politik Michael Mounir, mantan anggota parlemen Georgette Qiliny dan mantan anggota parlemen Emad Gad.

Sebuah pernyataan dari kelompok Koptik yang dirilis hari Ahad (15/7/2012) mengatakan bahwa sejak Revolusi 25 Januari, Clinton dan pejabat AS lainnya bertemu dengan kelompok politik Islam, dan mengecualikan kelompok politik lainnya saat berkunjung ke Mesir

Dalam pernyataan itu Koptik Mesir mengklaim bahwa pemerintah AS telah menunjukkan dukungan mereka terhadap kelompok islamis dan tidak kepada kekuatan politik dan sipil lainnya. Demikian lapor Egypt Independet.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaMesirold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahfud MD: Pesantren Harus Ikut Berantas Korupsi
Tulisan selanjutnya Saudi Ketiga Terkaya Sumber Daya Alam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

Berita
9 September 2026 16:00
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?