Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qatar Ingin Jadi Pemilik Saham Mayoritas Shell

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 9 September 2012 17:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara Qatar ingin menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan minyak Royal Dutch Shell dengan menaikkan jumlah sahamnya menjadi 7 persen, lansir Reuters (9/9/2012).

Middle East Economic Survey (MEES) mengatakan bahwa pengelola investasi negara Qatar Investment Authority (QIA) berupaya meningkatkan sahamnya di Shell dari di bawah 3 persen menjadi 7 persen, atau melebihi kepemilikan Blackrock yang mencapai 5 persen.

Shell menolak untuk mengomentari hal itu, lapor Reuters.

Pada bulan Mei, MEES melaporkan bahwa Qatar berusaha membeli 3-5 persen saham Shell. Shell mengkonfirmasi berita itu dengan mengatakan bahwa Qatar telah membeli sahamnya dalam jumlah besar.

Peraturan pasar saham di Inggris mengharuskan para pembeli lebih dari 3 persen saham perusahaan yang terdaftar dalam bursa harus membuka identitasnya. Dan Qatar belum mengungkapkan hal itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

QIA menjadi pengelola investasi negara di kawasan Timur Tengah yang paling aktif saat ini. Tidak hanya mengandalkan investasi dalam negeri di bidang gas alam, Qatar membeli saham-saham produsen barang konsumsi seperti perusahaan pembuat mobil Jerman Porsche, sampai perusahaan keuangan seperti bank Inggris Barclays.

Seorang pejabat senior QIA pada bulan April mengatakan, krisis finansial menghalangi lembaganya untuk berinvestasi di bidang komoditi. Dan ia memperkirakan akan terjadi kesenjangan antara permintaan dan penawaran pada tahun 2016-2017.

Selain membeli saham Shell, sebelumnya QIA telah membeli saham perusahaan minyak Prancis, Total, dan perusahaan Eropa, Energias de Portugal dan Iberdrola.

QIA juga membeli saham Xstrata sebanyak 12,3 persen, sehingga menghalangi perusahaan tambang yang terdaftar di bursa London itu melebur dengan Glencore.

Shell, perusahaan tambang minyak dan gas asal Belanda, mengoperasikan proyek gas alam bernilai milyaran dolar di Qatar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gasminyakold migratetotal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Drone Amerika Banyak Diminati Negara Asing
Tulisan selanjutnya IM Iraq Kunjungi IM Mesir dan Bicarakan Isu Penting

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?