Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Berpakaian Ketat Ditangkap, Tapi…

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 Desember 2012 22:16
Bagikan
Raja Swaziland, Mswati III.
Bagikan

Hidayatullah.com–Ada hal menarik yang terjadi di Swaziland, negara monarki yang masih berlangsung di Afrika. Pada Senin (24/12/2012) pihak kepolisian di negara itu melarang wanita mengenakan rok mini dan pakaian yang memperlihatkan perutnya karena pakaian semacam itu memprovokasi pemerkosaan. Demikian media lokal melaporkan.

Sayangnya upaya yang dilakukan pihak kepolisan tidak sejalan dengan upacara-upacara tradisional kerajaan, yang dalam tari-tariannya justru menampilkan wanita-wanita muda nyaris telanjang.

Terhadap aturan dari pihak kepolisian tersebut memiliki ancaman hukuman penjara enam bulan bagi pelanggarnya. Ancaman hukuman ini mengacu pada aturan di masa kolonial tahun 1889.

“Para pemerkosa cukup mudah dalam bertindak, hanya menariknya saja bagi bagi wanita yang setengah berpakaian,” kata juru bicara polisi Wendy Hleta, seperti dikutip berita online Independen.

Larangan tersebut juga berlaku bagi pengguna rok jins yang pendek. “Mereka akan ditangkap,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hleta mengatakan, wanita yang mengenakan pakaian semacam itu bertanggung jawab atas serangan atau perkosaan yang dilakukan terhadap mereka.

“Saya telah membaca dari jaringan sosial, bahwa laki-laki dan bahkan juga perempuan, dalam mata mereka tergambarkan ‘membuka baju orang’.  Itu menjadi lebih nyata bila sang wanita berpakaian ketat atau sedikit memperlihatkan,” kata Hleta.

Namun, larangan tersebut tidak berlaku untuk kostum tradisional yang dikenakan oleh para gadis muda, seperti dalam  upacara tahunan Tari Reed, saat Raja Mswati III yang memerintah memilih seorang istri.

Raja flamboyan berusia 44 tahun itu kini sudah memiliki 13 istri. Ia hidup mewah dengan memiliki pesawat jet pribadi di tengah rakyatnya yang miskin.

Dalam upacara tersebut, para gadis menari dengan memperlihatkan sebagian besar tubuhnya. Bahkan tidak boleh memakai pakaian dalaman.

Hukum yang dibuat kepolisian itu ditegakkan, setelah protes para perempuan dan gadis-gadis muda pada bulan lalu menyerukan perlindungan akibat terjadi serentetan pemerkosaan di kerajaan miskin itu, yang berada di tengah-tengah Afrika Selatan.

Menurut laporan media, pawai dijaga oleh polisi.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag dan Rabithah Gelar Konferensi Fatwa Internasional
Tulisan selanjutnya Lebih dari 700 Orang Palestina Terbunuh di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?