Hidayatullah.com—Sejak konflik bersenjata pecah di Suriah 21 bulan lalu, jumlah warga Palestina yang menjadi korban tewas melebihi 700 orang, demikian dikatakan seorang pejabat Palestine Liberation Organisation (PLO), lapor AFP (24/12/2012).
“Kami telah meminta otoritas Suriah agar tidak membiarkan orang Palestina terseret dalam konflik itu,” kata Zakaria al-Agha kepada para wartawan di Kairo, Ahad kemarin.
Hari Ahad malam (23/2/2012), sejumlah roket menghantam kamp pengungsi Palestina di Yarmuk. Syrian Obesrvatory for Human Rights mengatakan, pada malam itu dua orang laki-laki tewas dihantam roket dan seorang lainnya ditembak penembak jitu.
Pemerintah Suriah mengaku tidak melakukan serangan atas Yarmuk.
“Tentara Suriah tidak melakukan serangan militer dalam bentuk apapun di kamp itu, baik darat maupun udara,” kata Menteri Informasi Suriah Umran al-Zuhbi.
Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil al-Arabi dalam pernyataannya di Kairo mendesak agar rezim Surah dan semua kelompok yang bertempur di Suriah bertanggungjawab untuk melindungi pengunsi Palestina dan menjauhkan mereka dari konflik.
Sekitar 490.000 warga Palestina saat ini mengungsi di Suriah.*