Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris Ilegalkan Muslims Against Crusades

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 November 2011 22:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May menetapkan organisasi Islam Muslims Against Crusades (MAC) sebagai organisasi terlarang, Kamis (10/11/2011).

Keputusan itu diberlakukan hanya satu hari sebelum MAC melakukan unjuk rasa pada peringatan berakhirnya Perang Dunia I besok, Jumat 11 November.

Theresa May mengatakan MAC hanya sekedar nama baru dari sebuah organisasi yang sudah dilarang walau berulang kali mengganti nama.

“Organisasi ini dilarang tahun 2006 karena memuja terorisme dan kami membuat amat jelas kalau mereka tidak boleh meneruskan kegiatannya hanya dengan mengganti nama,” jelas Theresa May, dikutip BBC.

Dengan keluarnya larangan resmi dari Kementerian Dalam Negeri, maka keanggotaan maupun dukungan atas kelompok tersebut menjadi pelanggaran hukum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

MAC dianggap sebagai reinkarnasi terbaru dari organisasi yang awalnya didirikan oleh Omar Bakri Mohammed, yang mengungsi ke Inggris enam tahun lalu. Nama-nama yang sebelumya dipakai MAC yaitu Al-Muhajiroun, Al Ghurabaa, Islam4UK, Call to Submission, Islamic Path, London School of Sharia dan The Saved Sect or Saviour Sect.

Walau berganti nama beberapa kali, organisasi itu tetap dilarang.

Salah seorang tokoh di MAC, Anjem Choudary, menuduh pemerintah Inggris berupaya untuk menyembunyikan kebenaran.

“Saya kira ini kegagalan yang hina dari demokrasi dan merupakan kemenangan bagi syariah Islam,” katanya.

‘Muslims Against Crusades’, Muslim menentang Perang Salib, ingin mengulang aksi unjuk rasa mereka tahun lalu.

Dalam aksi unjuk rasanya pada tahun 2010, para anggota MAC membakar emblem bunga poppy sambil antara lain memekik ‘Tentara Inggris, dibakar di neraka’, di depan gedung Royal Albert Hall, di pusat kota London. Bunga poppy adalah lambang untuk mengenang tentara Inggris yang tewas pada PD I.

Akibat unjuk rasa tersebut, salah seorang anggotanya dinyatakan bersalah melanggar ketertiban umum.

Dalam situs internetnya, MAC mengatakan akan membuat acara hening cipta pada Jumat 11 November akan ‘kurang hening’.

“Kami akan memimpin kampanye untuk mengangkat kekejaman yang sudah dilaksanakan dan akan terus dilaksanakan atas umat Islam di Afghanistan atau Iraq, maupun penyiksaan brutal di kamp-kamp konsentrasi Teluk Guantanamo dan Abu Ghraib oleh Amerika Seriikat, Inggris, dan sekutunya.”

Setelah adanya pengumuman menteri dalam negeri itu, Anjem Choudary tidak bisa memastikan apakah unjuk rasa menentang peringatan pahlawan Inggris akan tetap berlangsung.

Setiap orang yang ikut unjuk rasa sebagai anggota maupun pendukung MAC diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggap Unkonstitusional Tanzania Belum Akui Rezim Baru Libya
Tulisan selanjutnya Wanita Turki Usia 109 Tahun Pulang Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?