Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skandal Bank Vatikan Dibahas Menjelang Pemilihan Paus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Maret 2013 07:35 7:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Maret 2013 07:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menjelang pemilihan pemimpin tertinggi Katolik Roma para kardinal dari berbagai negara yang berkumpul di Vatikan mendapat penjelasan tentang kondisi keuangan Tahta Suci.

Dilansir Euronews (7/3/2013), di tengah-tengah skandal keuangan yang menjerat bank milik Tahta Suci, tiga pimpinan lembaga keuangan utama Vatikan mengungkapkan kondisi keuangan mereka dan apa saja yang harus dijaga oleh Paus yang baru, tentu saja dengan penuh kerahasiaan. [Baca juga berita sebelumnya: Vatikan Terlibat Pencucian Uang, Kartu Kredit Dilarang]

Sebelum tanggal pemilihan Paus ditetapkan, para kardinal diharuskan membahas persoalan-persoalan yang menumpuk di Gereja Katolik.

Kepada Euronews jurnalis Ignazio Ingrao dari media Italia, Panorama, mengatakan bahwa para kardinal lebih suka untuk memprioritaskan pembahasan tentang masalah apa saja yang dihadapi oleh Gereja Katolik, kemudian merumuskan “identifikasi” para kandidat Paus yang cocok untuk mengatasi masalah itu.

“Menurut saya, mereka baru akan menetapkan tanggal pemilihan Paus, setelah sepakat tentang tipe Paus yang mereka inginkan,” kata Ingrao.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Konklaf, pertemuan tertutup untuk menentukan Paus baru, dilakukan dalam dua sesi yaitu pagi dan siang, yang kemudian dipungkasi dengan prosesi doa hening tanpa suara. Jadi penentuan dimulainya konklaf secara langsung menetapkan akhir pertemuan itu.

Tutup mulut

Sebelumnya pada hari Rabu (6/3/2013) atas perintah Vatikan para kardinal asal Amerika Serikat membatalkan acara konferensi pers guna menjelaskan persiapan terkait pemilihan Paus baru.

Acara yang rencananya digelar di North American College di Roma itu dibatalkan, sebab Vatikan khawatir nantinya akan ada rahasia yang bocor ke media Italia, kata salah seorang pendeta dari AS.

Meskipun ada perintah tutup mulut, namun tidak sedikit rohaniwan yang berbicara ke media.

Philippe Barbarin, uskup agung Lyon, Prancis, mengatakan kepada wartawan bahwa pertemuan-pertemuan guna mempersiapkan pemilihan Paus baru telah dipersiapkan hampir satu pekan ini dan sudah banyak orang yang angkat bicara.

“Kami terlibat dalam pembicaraan mendalam, pertanyaan-pertanyaan, kesan, saran, dengan perdebatan yang meluas. Tapi kami tidak bisa melanjutkannya melebihi dari 20 hari,” kata Bararin, dikutip Euronews (8/3/2013). Saat ini ada 115 kardinal yang sudah berada di Roma.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jasad Hugo Chavez akan Dipajang di Museum Revolusi
Tulisan selanjutnya Semoga Kita Tidak Digolongkan sebagai ‘Binatang Ternak’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?