Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WN Amerika Jadi Perdana Menteri Oposisi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Maret 2013 10:04 10:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Maret 2013 10:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok oposisi Suriah yang tergabung dalam Dewan Nasional Suriah (SNC) memilih Ghassan Hitto sebagai perdana menteri sementara pemerintahan yang bakal dibentuk di wilayah yang dikuasai oposisi Suriah.

Ghassan Hitto, eksekutif bidang teknologi informasi yang telah berpuluh tahun menetap dan mendapatkan kewarganegaraan lewat proses naturalisasi di Amerika Serikat itu, mendapatkan 35 dari 48 suara dalam pemilihan yang digelar SNC di Istanbul, Turki, Senin kemarin. Demikian dikatakan Hisham Marwa, salah seorang anggota koalisi oposisi Suriah kepada wartawan Selasa dini hari (19/2/2013), lapor Aljazeera.

Pemungutan suara selama 14 jam itu diikuti 63 anggota koalisi, yang sebagian mengatakan bahwa Hitto merupakan kandidat hasil konsensus yang dianggap memenuhi keinginan kelompok Islam dan liberal dalam tubuh SNC.

“Ini merupakan pemungutan suara yang demokratis dan transparan,” kata pimpinan koalisi Mouaz al-Khatib.

Anggota SNC menyerahkan surat suara mereka dalam kotak transparan di ruang pertemuan. Hitto muncul ke ruang pertemuan beberapa menit setelah perhitungan suara dilakukan dan mendapat tepukan tangan sebagai sambutan atas kemenangannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para pahlawan dan para revolusioner dari rakyat Suriah. Kami bersamamu,” kata Hitto, yang belum lama ini pindah dari Texas, Amerika Serikat ke Turki untuk membantu mengkoordinasikan bantuan ke wilayah-wilayah yang telah dikuasai pasukan oposisi.

Saat ditanya apa prioritas pertama pemerintahannya, Hitto menjawab, “Kami akan membicarakannya besok.”

Hitto diharapkan bisa membentuk kabinet dalam waktu dua sampai empat pekan ke depan. Salah satu jabatan penting yang harus ditetapkannya adalah menteri pertahanan, kata Bernard Smith wartawan Aljazeera yang meliput di lapangan.

Sebelum penunjukkan Hitto sebagai perdana menteri, SNC sudah dua kali berusaha membentuk pemerintahan namun gagal.

The New York Times (19/3/2013) melaporkan, dalam pemungutan suara itu Hitto yang kini berusia 50 tahun unggul tiga suara saja dari Assad Mustafa, mantan menteri pertanian di bawah rezim Hafez al-Assad ayah Bashar al-Assad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Pertimbangkan Larangan Penjualan Miras di Bandara
Tulisan selanjutnya Jejak Sekularisme Turki dan Kisah Sakaratul Maut Kemal Attarturk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Berita
21 Juli 2026 18:02
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?