Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ahli PBB Minta Zionis Hentikan Kegiatan Pemukiman

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 19 Maret 2013 15:48 3:48 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 19 Maret 2013 15:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Zionis Israel harus segera mulai menarik pemukimnya dari wilayah Palestina, kata seorang ahli di PBB kepada para diplomat, Senin (18/03/2013). Pemerintah baru Israel tampaknya sedang memperkuat lobi-lobi untuk memperkuat kegiatan pemukiman Yahudi.

“Israel harus ‘segera dan tanpa prasyarat’ menghentikan kegiatan pemukiman dan memulai proses penarikan dari pemukiman,” kata Christine Chanet kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, menyinggung “pencaplokan merajalela” Zionis Israel di wilayah Palestina.

Chanet yang berasal dari Prancis, mempresentasikan laporannya sebagai bagian dari misi pencari fakta yang ditugaskan PBB. Ia menyatakan, kegiatan pemukiman itu mengarah ke “pelanggaran secara konsisten dan setiap hari” atas hak asasi manusia Palestina.

Laporan itu, yang telah dipublikasikan pada akhir Januari, memicu reaksi kemarahan dari Israel, yang pada saat itu menyalahkan laporan tersebut dan Dewan Hak Asasi Manusia sebagai “berdasarkan satu sudut pandang dan bias.”

PBB yang kemudian mengirim kembali misi pencari fakta pada Maret lalu guna menentukan dampak pemukiman terhadap hak-hak asasi Palestina, telah juga menimbulkan kemarahan Zionis, yang kemudian memutuskan semua hubungan dengan Dewan Hak Asasi Manusia PBB, dan pada hari Senin, Israel tidak mengirim wakil pada forum di Jenewa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koalisi pemerintahan Zionis Israel yang dilantik Senin, tampaknya akan memperkuat daripada melemahkan kekuatan pendukung pemukim.

Diberitakan The Daily Star, perwakilan Palestina Ibrahim Khrashi mengecam keras komentar terbaru para politisi Israel dalam mendukung pemukiman dan mengutuk negara itu yang tidak mengambil bagian dalam pertemuan Dewan Hak Manusia hari Senin.

Pemukiman, dia menegaskan, “membunuh kemungkinan mencapai solusi dua-negara.” Ia mengutuk “pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional” yang dilakukan Zionis Israel.

Israel mendapat kecaman internasional yang luas atas kegiatan konstruksi pemukiman di wilayah Palestina, terutama di Yerusalem timur yang diduduki, yang diinginkan Palestina sebagai ibukota negara masa depan mereka. Tetapi Israel menganggap wilayah itu bagian “tak terpisahkan” dari ibukotanya.

Semua pemukiman Israel di tanah Palestina yang disebut Garis Hijau 1949 dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.

Chanet, yang pada bulan Januari lalu menyarankan pendudukan wilayah Palestina oleh Israel sebagai “kejahatan perang”, hari Senin menekankan, Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag harus mempertimbangkan mengadili pelanggaran oleh Israel.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gunakan Wajah Mirip Obama untuk “Iblis”, HBO Minta Maaf
Tulisan selanjutnya Ketua Komisi I DPR: RUU Ormas Bisa Jadi Alat Represif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

Berita
30 Oktober 2026 13:10
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina

Terbaru

  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?