Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dari 166 Tahanan Guantanamo 130 Orang Mogok Makan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 April 2013 09:30 9:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 April 2013 09:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aksi mogok makan para tahanan di penjara milik Amerika Serikat di pangkalan militernya di Semenanjung Guantanamo, Kuba, bertambah menjadi 130 orang dari 166 tahanan yang dikurung di tempat itu, kata salah seorang pengacara tahanan.

Clive Stafford Smith mengatakan, dirinya diberitahu oleh kliennya Shaker Aamer bahwa petugas penjara di kamp itu berusaha menghentikan aksi mogok makan para tahanan tanpa membuahkan hasil, lapor Euronews Senin (1/4/2013).

Departemen Pertahanan AS alias Pentagon mengatakan hanya 40 orang tahanan saja yang menolak diberikan makan dan 11 orang lainnya dipaksa makan, setelah aksi mogok makan itu dimulai tujuh pekan lalu.

Khawatir dengan kondisi di sana, Komite Palang Merah Internasional (ICRC) baru-baru ini membuat rencana kunjungan medis oleh dokter ke kamp tersebut. ICRC tidak membuat pernyataan publik mengenai hasil kunjungannya itu atau apa yang ditemukannya di sana.

Sejak dibuka Januari 2002, beberapa kali aksi mogok makan di penjara Guantanamo dilakukan oleh penghuni selnya, yang merupakan orang-orang dari berbagai negara yang dituduh tanpa bukti oleh Washington terlibat serangan atas menara kembar WTC New York 11 September 2001.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat militer, pemantau HAM dan para pengacara yang mewakili penghuni sel mengatakan, aksi mogok makan itu merupakan refleksi frustasi atas kondisi yang dialami mereka.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar orang yang ditangkapi oleh pasukan atau agen intelijen Amerika Serikat di berbagai negara lalu dibawa ke Guantanamo dan telah dibebaskan, merupakan orang-orang yang ditangkap tanpa bukti dan proses pengadilan. Mereka dikurung bertahun-tahun tanpa mengetahui kejahatan apa yang dituduhkan kepadanya dan tidak ada proses pengadilan. Tidak sedikit dari mereka pulang dengan membawa luka fisik.

Para tahanan yang masih ada di Guantanmo sekarang ini telah dikurung selama 11 tahun tanpa proses pengadilan dan lebih dari separuhnya telah dinyatakan bersih tidak terkait tuduhan teror dan disetujui untuk dibebaskan. Namun pada kenyataannya hingga kini Washington masih memenjarakan mereka.

Di antara hal yang dijadikan alasan pihak AS untuk tidak melepas para tahanan adalah tidak kondusifnya kondisi keamanan di Yaman, negara asal sebagian besar para tahanan yang tersisa, sehingga khawatir mereka akan diperlakukan buruk jika kembali ke sana. Padahal pada kenyataannya, kondisi tahanan selama berada dalam cengkraman AS juga tidak lebih baik. Sementara itu kata AS, negara lain tidak ada yang mau menerima para tahanan itu. Amerika Serikat sendiri tidak bersedia menampung orang-orang yang telah ditangkapnya secara serampangan tersebut.

Tahun 2010 Presiden AS Barack Obama pernah berjanji akan menutup penjara Guantanmo yang didirikan pasca peristiwa 9/11 dan diperuntukkan khusus tahanan yang disebut Washington sebagai pelaku terorisme.

Aksi mogok makan yang dilakukan para tahanan itu memicu aksi unjuk rasa solidaritas di ibukota Yaman, Sana’a dan Kuwait City, ibukota Kuwait.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diplomasi Gagal, KAMRA Ajak Umat Budha Indonesia Tekan Pemerintah Myanmar
Tulisan selanjutnya Gubernur Madinah Buka Pameran Buku ke-30 UIM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

None

Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida

None
31 Oktober 2026 09:38
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir

Terbaru

  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?