Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia Undang ASEAN Awasi Pemilu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2013 15:39 3:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2013 15:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Komisi Pemilihan Umum Malyasia (EC) telah mengundang para pengamat dari negara-negara anggota ASEAN untuk turut serta menjadi pemantau jalannya pemilihan umum di negeri itu.

Hari Selasa (23/4/23013) Wakil Ketua EC Wan Ahmad Wan Omar dalam konferensi pers mengatakan, para pemantau dari negara ASEAN sudah diundang dan daftar namanya akan dirampungkan pada hari Kamis besok, lansir Xinhua.

Menurut Wan Ahmad, para pengamat asing berasal dari negara Kamboja, Indonesia, Myanmar, Thailand dan Filipina, serta pemantau dari Sekretariat ASEAN. Dia berharap setiap negara ASEAN akan mengirimkan 7 orang pemantau.

Tanggal 5 Mei 2013, Malaysia akan menggelar pemilihan umum serentak di seluruh negeri, menyusul dibubarkannya parlemen pada 3 April lalu oleh perdana menteri. Kampanye partai dimulai sejak tanggal 20 April. Total jumlah kursi yang diperebutkan politisi terdiri dari 222 kursi parlemen dan 505 kursi legislatur negara bagian.

Pemilu yang ke-13 kalinya sejak Malaysia diberikan kemerdekaan oleh Inggris 56 tahun lalu ini, akan menjadi ujian besar bagi Front Nasional yang telah berkuasa selama 56 tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui, sejak wakil perdana menteri Anwar Ibrahim didepak oleh Perdana Menteri Mahathir Muhammad tahun 1998, Malaysia yang menyaksikan kebangkitan rakyat di Indonesia menentang rezim Suharto pada tahun yang sama, terkena demam demokrasi. Banyak warganya, terutama yang tidak lagi senang dengan rezim Front Nasional, terinspirasi membentuk partai politik yang beroposisi dengan pemerintah.

Dalam pemilihan umum tahun ini, kelompok oposisi yang sudah mulai berakar di tingkat rakyat itu, diperkirakan akan mendapat momentum untuk mengalahkan rezim yang ditudingnya banyak melakukan korupsi. Terlebih pada pemilu tahun 2008, Front Nasional untuk pertama kalinya dalam sejarah kehilangan duapertiga suara mayoritasnya di parlemen.

Anwar Ibrahim yang menjadi tokoh oposisi terkemuka saat ini, diduga akan kembali ke kursi politik, dengan dukungan koalisi yang dibentuknya yang terdiri dari kelompok moderat, Islam dan keturunan China di Malaysia.

Jajak pendapat politik menunjukkan, Front Nasional akan meraih kemenangan tipis dalam pemilu tahun ini, lapor BBC (10/4/2013).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gosip Obama Terluka Guncang Pasar Saham Amerika
Tulisan selanjutnya LDII Diminta Buktikan Paradigma Barunya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah

Berita
25 Juli 2026 10:54
INSISTS Camp 2026: Mengalirkan Ilmu dan Menguatkan Benteng Peradaban dari Rumah
Ketua Umum MUI Usulkan Danantara Syariah Indonesia untuk Perkuat Ekonomi Umat
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?