Hidayatullah.com—Mayoritas rakyat Amerika Serikat menentang intervensi militer negaranya ke Suriah untuk mengakhiri perang sipil, meskipun semua upaya diplomatik dan sanksi ekonomi gagal untuk menyudahinya. Begitu menurut jajak pendapat terbaru yang dirilis Jumat (31/5/2013).
Menurut jajak pendapat Gallup yang dikumpulkan pada tanggal 28-29 Mei, rakyat AS yang menentang intervensi militer Washington ke Suriah sebanyak 68%. Sementara yang mendukungnya hanya 24%.
Rakyat AS pesimis tentang solusi melalui jalur diplomatik dan ekonomi untuk menghentikan perang di Suriah. Sebanyak 58% mengatakan tidak optimis dengan solusi non-muliter, sementara 27% lainnya yakin solusi itu akan berhasil.
Rakyat AS juga cenderung kurang memperhatikan perang sipil di Suriah. Hanya 49% yang mengatakan “sangat” atau “lumayan” memperhatikan berita-berita seputar konflik Suriah. Ini merupakan pertama kalinya sejak 1992, di mana kejadian besar di dunia mendapatkan kurang mendapatkan perhatian publik. Menurut catatan Gallup, lebih dari 200 peristiwa besar di dunia rata-rata mendapatkan perhatian 60% rakyat AS dalam kurun waktu 22 tahun belakangan ini, lapor Xinhua.*