Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Kirim 1000 Ton Bantuan Permulaan ke Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 September 2017 05:09 5:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 September 2017 22:31
Bagikan
Bantuan Badan Koordinasi dan Bantuan Turki (TIKA) pada etnis Muslim Rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com–Seperti yang dijanjikan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk menanggung biaya pengungsi Muslim Rohingya, Turki hari Selasa mengumumkan pengiriman bantuan pertama akan dilakukan setelah rezim Myanmar memberikan izin.

Pengumuman pengiriman bantuan ke barat daya Myanmar, di mana ratusan Muslim etnis Muslim Rohingya meninggal setelah rezim militer negara itu melakukan aksi kekerasan,  dalam 10 hari terakhir.

Juru bicara Erdogan Ibrahim Kalin,   mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa izin dari Myanmar terjadi beberapa jam setelah diskusi telepon Presiden Recep Tayyip Erdoğan dengan Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi mengenai pelanggaran hak asasi manusia baru-baru ini di Rakhine.

“Pemerintah Myanmar mengizinkan perwakilan dari TİKA (Badan Koordinasi dan Bantuan Turki) untuk memasuki wilayah konflik dan mendistribusikan 1.000 ton bantuan pada tahap pertama,” bunyi pernyataan tersebut.

“Setelah diskusi yang diadakan presiden kami dengan mitranya dari Myanmar, akhirnya Myanmar mengizinkan TİKA sebagai lembaga bantuan asing pertama yang memasuki wilayah tersebut. Untuk permulaan, 1.000 ton bantuan akan dikirim, “kata Kalın dikutip media Turki, Yenisafak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Turki Kirim Angkatan Lautnya Bantu Cari Pengungsi Muslim Rohingya

Langkah tersebut membuat TİKA menjadi agen bantuan asing pertama yang mendapat izin dari pemerintah untuk memasuki wilayah tersebut sejak kekerasan terakhir dimulai pada 25 Agustus, kata Kalın.

Dia mengatakan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan oleh helikopter militer bersamaan dengan pemerintah negara bagian Rakhine karena ketidakpastian dan masalah keamanan berlanjut di wilayah tersebut.

Paket bantuan darurat berisi nasi, ikan kering, dan pakaian, menurut ajudan Erdoğan.

Dia menambahkan bahwa badan bantuan Turki akan terus memasok bantuan, termasuk makanan, pakaian, dan obat-obatan, di wilayah tersebut bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Baca: Emine Erdogan Tak Kuasa Menahan Tangis di Myanmar

Dia menyoroti bahwa seorang delegasi Turki, termasuk Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu dan kepala TİKA Serdar Cam, akan mengunjungi distrik Cox’s Bazar di Bangladesh, di mana ribuan orang Rohingya telah berlindung dalam 10 hari terakhir.

Kalın mengatakan bahwa Turki berencana untuk awalnya mendistribusikan bantuan kepada 100.000 keluarga dalam koordinasi dengan pemerintah Bangladesh dan Myanmar.

Erdogan mengatakan kepada pemimpin de facto Myanmar bahwa serangan terhadap etnis Muslim Rohingya yang meningkat menyebabkan “keprihatinan mendalam” masyarakat internasional, khususnya di negara-negara Muslim.

Suu Kyi menghadapi kritik besar di seluruh dunia, terutama dari negara-negara mayoritas Muslim, untuk menghentikan kekejaman Muslim Rohingya.

Baca: Bahas Kekerasan di Myanmar, Erdogan dan Menlu Turki Kontak Negara Muslim

Sementara itu, aksi kekerasan yang menjurus genosida terhadap etnis Muslim Myanmar terus menuai kecaman internasional.

Aksi demonstraasi besar-besaran meledak di Chechnya, Turki, sebagian Eropa, Malaysia dan Indonesia menyusul aksi kekerasan militer Myanmar yang didukung biksu Buddha, melawan etnis minoritas Muslim Rohingya.

Erdogan mengatakan kepada Suu Kyi bahwa kekerasan terhadap komunitas Muslim Rohingya adalah pelanggaran hak asasi manusia dan umat Islam di seluruh dunia mengkhawatirkannya, kata sumber Kepresidenan tersebut.

Sementara itu, isteri Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Emine Erdoğan, hari Kamis direncanakan terbang ke Bangladesh untuk melawat kamp-kamp tempat pengungsi etnis Muslim Arakan yang melarikan diri dari pembunuhan beramai-ramai militer Myanmar.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASEANAung San Suu Kyi Fahira IdrisBadan Koordinasi dan Bantuan Turkibantuan turkiBuddhaburmaErdoganetnis RohingyagenosidaKekerasan Rohingyamuslim RohingyamyanmarNegara MuslimRakhineRecep Tayyip ErdoganRohingyaTIKA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beberapa Jam Dibebaskan, Alfian Tanjung Ditangkap Lagi
Tulisan selanjutnya Korsel Hentikan Penjualan Burger Bulgogi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?