Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Membuka Kembali Masjid Kuno Mustafa Gorgi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juni 2013 11:45 11:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juni 2013 11:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Kepurbakalaan Mesir bekerjasama dengan Kementerian Kebudayaan kembali membuka masjid peninggalan abad ke-17 Masehi, Masjid Emir Mustafa Gorgi, yang terletak di daerah boulaq Abul Ela, Kairo, Ahad (23/6/2013).

Masjid tersebut direnovasi dan tidak dibuka untuk umum selama 4 tahun. Pondasi masjid, dinding dan pilar-pilarnya diperkuat serta dicat ulang. Lantai yang retak diperbaiki dan ubin yang copot dipasang kembali.

Mashrabiya atau kayu berukir yang menjadi bagian dari jendela dan pintu serta mimbar diremajakan.

Masjid yang juga dikenal dengan nama Masjid Mirza atau Hosh Mirza itu, pada sisi timurnya terdapat tempat wudhu. Di area masjid terdapat ruang terbuka yang dikelilingi pilar dan koridor dengan langit-langit kayu berukir.

Menteri Kepurbakalaan Ahmad Eissa kepada Al-Ahram mengatakan, dibutuhkan waktu lima tahun untuk mengembalikan kembali masjid ke kondisi yang baik. Tidak kurang dana sebanyak 27 juta pound dikeluarkan untuk merestorasi bangunan masjid yang rusak parah karena resapan air itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dengan selesainya pemugaran masjid berusia lebih dari tiga abad itu, masyarakat kembali bisa menggunakannya untuk tempat ibadah dan wisatawan bisa berkunjung ke tempat bersejarah itu.

Masjid Ibnu Tulun

Sementara itu di distrik Sayyida Zainab, Kairo, Masjid Ibnu Tulun yang pertama kali dibangun pada tahun 876 Masehi di daerah bukit Jabal Yashkur masih belum mendapatkan bantuan renovasi.

“Kondisi masjid parah,” kata Muhammad Hassan seorang warga setempat kepada Al-Ahram bulan April lalu.

Sudah sejak lama masjid besar itu tidak dapat dipergunakan untuk shalat maghrib dan isya, karena sistem penerangannya terganggu.

Hassan mengatakan, pada tahun 2005 Kementerian Kepurbakalaan pernah merestorasi masjid tersebut, namun sistem penerangan yang digunakan berkualitas rendah.

Warga setempat mengganti lampu-lampu yang padam. Tetapi karena jaringan listriknya buruk, lampu-lampu yang mereka pasang justru meledak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia: Snowden Bebas Pergi
Tulisan selanjutnya Rusuh di Xinjiang Menewaskan 27 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?