Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Terus Dukung Perpanjang Kekuasaan Al-Sisi di Mesir

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 April 2019 09:17 9:17 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 April 2019 09:25
Bagikan
Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi (tengah), Menteri Pertahanan Sedki Sobhi (kiri) dan Kepala Staf Mahmoud Hegazy (kanan) mendengarkan lagu kebangsaan Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisi Pemilu Nasional mengatakan bahwa pemilih Mesir akhirnya mendukung amandemen konstitusi yang bisa membuat pemerintahan Presiden Abdel Fattah al-Sisi diperpanjang hingga 2030.

Kepala Komisi Pemilu Nasional Lashin Ibrahim, kemarin, mengatakan pada konferensi pers di Kairo bahwa 88,83 persen memilih “ya” dalam jajak pendapat tentang amandemen, dengan 11,17 persen memilih “tidak”.

Komisi mengklaim, pemungutan suara selama tiga hari itu berlangsung “dalam iklim yang didorong oleh demokrasi”.

Tak lama setelah keputusan diumumkan, pihak komisi menggunakan Twitter untuk berterima kasih kepada sesama warga negara “yang memukau dunia dengan kesadaran mereka tentang tantangan yang dihadapi” Mesir.

Di negara Piramida itu, kisaran 27 juta suara diambil dengan jumlah penduduk terpadat di dunia Arab, dengan tingkat partisipasi 44,33 persen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Media pro-pemerintah, pelaku bisnis, dan anggota parlemen sebelumnya menganjurkan jawaban “Ya” dan mendorong partisipasi tinggi pemilih sementara pihak berwenang mengancam akan mendenda siapa pun yang memboikot pemilihan.

Sementara kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) mengkritik situasi di sekitar kesibukan yang terjadi dalam kesibukan tersebut, termasuk penindasan atas mereka yang menentang reformasi komprehensif yang akan memperkuat kekuatan Sisi.

Analis mengungkapkan bahwa banyak surat suara telah dicoblos lebih dulu.

Adapun parlemen Mesir yang dipenuhi pendukung setia Sisi, memberikan suara guna mendukung amandemen pekan lalu, memberikan pemilih hanya beberapa hari untuk memahami amandemen terhadap 20 hal.

Amandemen kontroversial lainnya termasuk meningkatkan kontrol Sisi atas peradilan dan memberikan pengaruh yang lebih besar kepada angkatan bersenjata terhadap kehidupan politik di Mesir.

Pihak itu mengatakan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan tugas memulihkan stabilitas dan keamanan setelah turbulensi menyusul penggulingan veteran Hosni Mubarak yang digulingkan saat terjadinya Arab Spring tahun 2011.

Jajak pendapat yang mendukung Sisi diharapkan, tetapi analis khawatir tentang dampaknya.

Wakil Direktur Human Rights Watch untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Michael Page, menganggap amandemen itu sebagai “upaya tanpa malu untuk menempatkan kekuatan militer atas kekuasaan publik” dan mengatakan bahwa jajak pendapat itu “terjadi di lingkungan yang begitu bebas dan tidak adil sehingga keputusannya tidak bisa berpura-pura memiliki legitimasi”.

Analis Mai El-Sadany, seorang direktur hukum di Institut Tahrir untuk Kebijakan Timur Tengah (TIMEP) yang berbasis di Washington, mengatakan bahwa amandemen itu mungkin memiliki “implikasi negatif jangka panjang untuk Mesir”, kepada AFP.

Profesor ilmu politik di American University of Cairo, Mustapha Kamel al-Sayyid, mengatakan bahwa amandemen tersebut membahayakan penguasa masa depan setelah Sisi, yang berusia 64 tahun.

“Serangkaian amandemen ini luar biasa dalam sejarah modern Mesir,” katanya, AFP melaporkan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdel Fattah al-Sisiarab springMesirPemilu MesirPresiden Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peretas Website KPU Ditawari Kerja di Mabes Polri
Tulisan selanjutnya 225 Petugas KPPS Meninggal, Natalius Pigai: KPU Harus Dipidana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?