Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

R4PEACE Serukan Perdamaian, Muslim Pattani Dibunuh Tentara Thailand

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 16 Juli 2013 17:35 5:35 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 16 Juli 2013 17:35
Bagikan
Rombongan R4PEACE
Bagikan

Hidayatullah.com– Di hari kelima, Selasa (16/07/2013) pagi, pukul 7.44 waktu setempat.  Tim konvoi Road For Peace (R4PEACE) akan bergerak menuju Bangkok, setelah bermalam di sebuah penginapan di kawasan Chumphon, Thailand.

Kemarin, Senin (15/07/2013), tim R4PEACE berada di Pattani (sebelumnya ditulis Patani), Thailand Selatan untuk bertemu dengan sejumlah Non Government Organisation (NGO/LSM) kemanusiaan yang sebagian besar dipimpin oleh orang muda. Pada malam harinya dilakukan taaruf dan menjelaskan tentang perkembangan terbaru situasi di Pattani.

Dijelaskan Presiden HAP (NGO Hak Asasi Manusia asal Pattani) Sakariya Lohyapha alias Chooya, saat ini Pattani sedang “cuti perang” (gencatan senjata) selama 40 hari. Cuti perang ini difasilitasi oleh Pemerintah Malaysia diawal Ramadhan.

Namun dua hari setelah kesepakatan gencatan senjata, pihak tentara Thailand telah melakukan pelanggaran. Dikabarkan NGO setempat, pada malam harinya, saat  tim R4PEACE sedang melakukan taaruf atau saat berlangsung Shalat Tarawih, dua orang dari pihak Muslim terbunuh ditembak tentara Thai yang ganas.

Banyak hal yang dibahas tentang peta pergerakan Muslim Pattani saat ini. Salah satunya adalah tentang cita-cita seluruh masyarakat Pattani yang mendambakan sebuah negara Muslim yang merdeka, bukan otonomi khusus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kesempatan itu, keempat negara, seperti Indonesia, Malaysia, Pattani (Thailand Selatan), Kamboja  yang mewakili 100 NGO se-Asean bersepakat untuk bekerjasama, saling mendukung, dan mengupayakan perdamaian di Pattani dan Myanmar, khususnya Muslim Rohingya.

Seperti diberitakan sebelumnya, R4PEACE menghasilkan beberapa deklarasi, diantaranya adalah Deklarasi Damai & Hak Asasi Manusia tentang Pattani dan Rohingya. Deklarasi ini akan disampaikan ke beberapa pemerintah di masing-masing negara, baik se-ASEAN maupun dunia.*/Laporan Desastian/R4PEACE

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PattaniRoad For PeaceRohingyaThailand Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RUMAN Aceh ajak 100 Anak Yatim Buka Bersama
Tulisan selanjutnya RUU Sembelihan Ritual Ditolak Parlemen Polandia, Israel Marah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?