Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Pakistan Nyatakan Agen CIA Tidak Punya Kekebalan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 3 Maret 2011 20:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Pakistan mengatakan, seorang agen CIA yang sedang menjalani sidang karena menembak dua orang, tidak memiliki kekebalan diplomatik.

Pengadilan di Lahore timur itu juga menunda persidangan kasus Raymond Davis (36) tersebut. Davis menjalani penahanan sampai tanggal 8 Maret.

Keputusan yang dikeluarkan Kamis (3/3)  tersebut menjadi pukulan sementara bagi Amerika Serikat, yang menegaskan Davis adalah seorang diplomat. Perbuatannya menembak mati itu sebutkan AS sebagai pembelaan diri, karena orang-orang tersebut perampok.

AS telah menyewa seorang pensiunan hakim, Zahid Hussain Bokhari, yang juga seorang mantan jaksa pemerintah, untuk membantu menyelesaikan kasus Davis.

Masalah kekebalan juga sedang dipertimbangkan Pengadilan Tinggi Lahore, yang dapat menolak keputusan pengadilan di bawahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Asad Manzoor Butt, pengacara untuk keluarga dari dua laki-laki, mengatakan: “Pengadilan sidang ditunda sampai dengan 8 Maret karena Bukhari perlu waktu untuk menyusun memori kasus ini.”

Kasus ini telah menimbulkan sentimen anti-Amerika di Pakistan dan menjadi ujian bagi  dua sekutu dekat yang sering tegang tersebut.

Bulan lalu senator berpengaruh AS, John Kerry, meminta maaf kepada pemerintah Pakistan atas penembakan itu, namun Barack Obama, mengatakan Davis harus mendapatkan kekebalan diplomatik di bawah Konvensi Wina.

“Kami berharap Pakistan … untuk mematuhi konvensi yang sama,” kata Obama.

Seiring dengan persidangan Davis menembak, seorang lagi warga Pakistan tewas ditabrak mobil AS yang melaju untuk memberikan bantuan pada 27 Januari di Lahore.

Kedutaan AS di ibukota Pakistan, Islamabad, belum mengomentari keputusan pengadilan tersebut.

Keputusan dikeluarkan sehari setelah para pejuang Taliban Pakistan menembak mati seorang menteri, Shahbaz Bhatti, satu-satunya Kristen di kabinet, karena kritikannya terhadap hukum yang mewajibkan hukuman mati untuk penghina Islam.

Partai-partai agama yang telah berkampanye habis-habisan untuk mencegah reformasi hukum penghujatan, juga menyerukan agar Davis dihukum gantung.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas di Riau Dukung FPI dan Desak Bubarkan Ahmadiyah
Tulisan selanjutnya Rupert Murdoch Boleh Ambil Alih BSkyB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?