Hidayatullah.com—Presiden Suriah Bashar al-Assad memuji tentaranya dan mengatakan bahwa mereka menghadapi perang yang “sangat sengit,” namun yakin akan menjadi pemenang dalam konflik yang sedang berkecamuk di negaranya.
Pernyataan Assad itu dikemukakan dalam rangka perayaan Hari Tentara Suriah yang jatuh pada hari Kamis 1 Agustus ini.
“Apakah kita di Suriah tidak yakin akan kemenangan, yang sangat kita dambakan selama dua tahun ini,” kata Assad dilansir Associated Press.
Lebih dari 100.000 orang telah meninggal dunia sejak rakyat menentang rezim diktator keluarga Al-Assad yang telah berkuasa selama 4 dekade di Suriah, sejak pada Maret 2011.
Revolusi rakyat itu kemudian berkembang menjadi perang sipil, sehingga memaksa jutaan orang pergi mengungsi meninggalkan rumah dan kampung halaman mereka.
Beberapa waktu belakangan ini, pasukan Assad berhasil merebut sejumlah kota dan wilayah penting di Suriah, terutama di bagian tengah seperti Homs dan wilayah dekat ibukota Damaskus.*