Hidayatullah.com—Hasil jajak pendapat yang dirilis Selasa (25/12/202) menunjukkan bahwa partai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyhu masih akan unggul dalam pemilihan umum, tetapi kehilangan sebagian suaranya, lapor Xinhua.
Jajak pendapat yang dilakukan Dialog Group untuk koran Haaretz itu menunjukkan bahwa Partai Likud pimpinan Netanyahu bisa meraih 35 kursi di parlemen mendatang, atau turun dari 39 kursi dalam survei sebelumnya.
Jajak pendapat itu melibatkan 491 responden dengan error margin 4,3 persen.
Suara yang hilang tersebut diperkirakan akan jatuh ke tangan partai ultra-kanan Habayit Hayeudi (Rumah Yahudi) pimpinan Baftali Bennet.
Menurut survei hari Selasa itu, kedudukan Habayit Hayeudi semakin kuat dengan 13 kursi, atau naik dari survei sebelumnya yang memperkirakan partai itu akan meraih 11 kursi di pemilihan umum mendatang.
Jika perolehan kursi sesuai dengan jajak pendapat, maka parlemen Israel hasil pemilu Januari mendatang akan dikuasai oleh Partai Likud, disusul oleh Partai Buruh yang beraliran kiri-tengah dengan 17 kursi dan tempat ketiga Habayit Hayeudi dengan 13 kursi.
Secara keseluruhan Dialog Group memperkirakan 67 kursi di parlemen Israel akan dikuasai oleh blok sayap kanan, termasuk partai-partai ultra-orthodoks. Sedangkan partai-partai kiri-tengah akan mendapat 53 kursi dan 11 kursi sisa jatuh ke tangan tiga partai Arab.
Para pengamat Israel mengatakan, pengumuman perluasan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur dan Tepi Barat oleh Netanyahu baru-baru ini merupakan langkah propaganda untuk mendualang suara pemilih pada pemilu Januari 2013 mendatang.*