Hidayatullah.com—Polisi Prancis telah menangkap seorang tentara muda dengan dugaan merencanakan pembakaran sebuah masjid di timur kota Lyon, kata Kementerian Dalam Negeri Ahad (11/8/2013) dilansir AFP.
Tentara yang masih berusia 23 tahun itu saat ini ditahan di pangkalan militer angkatan udara di dekat Lyon, tempatnya berdinas.
Dia ditempatkan dalam tahanan sejak Rabu lalu dan dituntut dengan dakwaan kepemilikan amunisi dan berencana merusak tempat ibadah “dalam hubungannya dengan kelompok teroris.” Menurut penyidik, tentara muda tersebut meiliki hubungan dekat dengan kelompok “radikal kanan-jauh.”
Pihak pengadilan mengatakan, kepada para penyidik pemuda teroris kanan-jauh itu berencana melakukan serangan ke Masjid Minguettes di Vennisieux, pinggiran kota Lyon, pada hari Kamis (8/8/2013) di akhir bulan suci Ramadhan.
Tentara muda itu juga mengaku pernah melemparkan bom molotov ke pintu sebuah masjid di baratdaya Libourne pada bulan Agustus tahun lalu.
Tidak ada korban dalam peristiwa di masjid Libourne itu dan tidak menimbulkan kerusakan.
Saudara dan kerabat pemuda tersebut dihubungi polisi, setelah pihak keamanan menemukan dokumen-dokumen mencurigakan miliknya.*