Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Gagal Ekstradisi Roman Polanski dari Polandia Terkait Kasus Seks

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2014 23:14 11:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2014 23:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sutradara film Roman Polanski dibebaskan setelah diinterogasi oleh kejaksaan Polandia terkait kasus seksual di Amerika Serikat.

Polanski dicari-cari kepolisian Amerika sejak 1977 setelah kabur dari negara itu sebelum sempat dihukum karena berhubungan seks dengan anak perempuan berusia 13 tahun.

Pihak Amerika Serikat mengontak aparat Polandia saat Polanski menghadiri pembukaan sebuah museum Yahudi di Warsawa.

Sutradara film “The Pianist” dan “Chinatown” itu diinterogasi di Krakow.

“Roman Polanski mengatakan dia akan mengikuti semua permintaan dari kejaksaan dalam kasus ini dan memberikan alamatnya,” kata jurubicara untuk Kementerian Kehakiman dan Kepolisian Mateusz Martyniuk kepada AFP dilansir BBC (30/10/2014).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kejaksaan, kata Martyniuk, memutuskan untuk tidak menahan sutradara film itu dalam hubungannya dengan permintaan esktradisi oleh Amerika Serikat.

Pemerintah Polandia mengkonfirmasi bahwa Amerika Serikat telah mengontak pihak berwenang dan meminta mereka untuk menangkap Polanski setelah dia pergi ke Warsawa untuk menghadiri pembukaan Museum Sejarah Yahudi Polandia.

Martyniuk mengatakan ekstradisi atas Polanski masih mungkin dilakukan, tetapi pihak Amerika belum mengajukan permintaan ekstradisi, dan oleh karenanya Polanski masih menjadi warga yang bebas bepergian.

Polanski pernah ditahan di Swiss tahun 2009 setelah bepergian ke Zurich untuk menerima penghargaan dalam sebuah festival film.

Namun upaya ekstradisi gagal dan Polanski dibiarkan kembali ke Prancis.

Beberapa tahun belakangan Polanski pergi ke Polandia beberapa kali dan terekam kamera televisi saat pembukaan Museum Sejarah Yahudi Polandia.

Tahun 2010, kejaksaan Polandia mengatakan Polanski tidak dapat diekstradisi karena berdasarkan undang-undang yang berlaku di Polandia kejahatan yang dilakukannya sudah terlalu lama berlalu.

Polisi di Los Angeles menjerat sutradara itu dengan tindak kejahatan seksual termasuk pemerkosaan pada tahun 1977 sebelum dia menerima kesepakatan pengakuan bersalah, tetapi pada malam putusannya dia melarikan diri keluar Amerika.

Tahun lalu korbannya, Samantha Geimer yang sekarang berusia 51 tahun, menerbitkan kisah tentang kejadian itu dalam buku yang berjudul The Girl A Life Lived in the Shadow of Roman Polanski.

Polanski sekarang sedang menyutradarai pertunjukan panggung di Paris yang berjudul Vampires’ Ball, tetapi dia pernah mengatakan ingin membuat film dengan lokasi di Polandia dengan syarat dirinya tidak akan diekstradisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengenal Rabi Yehuda Glick, Provokator Kekerasan di Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Resmikan Masjid di Cilodong, Syeikh As-Sudais; Terima Kasih Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?