Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Budhis Sri Lanka Hancurkan Masjid Baru, Muslim Balik ke Masjid Lama

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2013 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Agustus 2013 09:52
Bagikan
Seorang biksu berjalan di antara polisi dekat masjid di Grandpass yang dihancurkan Budhis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh-tokoh Muslim di Sri Lanka hari Senin (12/8/2013) menutup sebuah masjid yang baru selesai dibangun di ibukota Kolombo, setelah gerombolan warga Budhis menyerang tempat ibadah itu.

Dewan Muslim Sri Lanka mengatakan, masjid baru di Grandpass itu ditutup dan mereka pindah ke masjid lama yang sebelumnya telah ditandai oleh pemerintah untuk dihancurkan sebagai bagian dari rencana pembangunan kota.

“Kami telah mencapai kesepakatan semalam,” kata Presiden Dewan Muslim Sri Lanka NM Ameen kepada AFP.

“Pemerintah akan membatalkan perintah pengambilalihan masjid lama dan akan memberikan tanah lebih luas dan menbantu renovasi dan perbaikannya,” kata Ameen.

“Mulai hari ini, kami keluar dari masjid baru,” imbunya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Warga Budhis Sri Lanka berbondong-bondong menghancurkan masjid baru yang terletak di kawasan Grandpass di Kolombo pada hari Sabtu (10/8/2013). Mereka melempari masjid dengan batu, sehingga sedikitnya empat orang terluka. Akibat serangan brutal itu terjadi bentrokan antar warga, meskipun polisi dalam jumlah besar diterjunkan ke lokasi kejadian.

Serangan terbaru oleh warga mayoritas penganut Budha atas minoritas Muslim itu merupakan kelanjutan dari serangan-serangan sebelumnya. Pada bulan Maret, warga Budhis menyerang sejumlah tempat usaha milik warga Muslim di pinggiran ibukota.

Menteri Teknologi Champika Ranawaka yang menggelar perundingan panjang dengan para tokoh Muslim dan Budhis mengatakan, “Kesepakatan yang kami capai hari ini adalah masjid dikembalikan ke tempat aslinya.”

“Pemerintah membatalkan perintah yang menyuruh penghancuran bangunan [masjid] lama itu,” katanya dihadapan para wartawan.

“Melalui keputusan yangn adil ini, kita sekarang telah menuntaskan masalah ini dengan damai,” imbuh Ranawaka.

Tujuh puluh persen dari total 20 juta penduduk Sri Lanka merupakan penganut Budha. Muslim, yang merupakan kelompok agama terbesar kedua di Sri Lanka hanya mencakup 10 persen penduduknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akan Bakar Masjid, Tentara Dibekuk Polisi Prancis
Tulisan selanjutnya Ahli Ibadah yang Murtad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?